SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengingatkan seiring jalur lingkar selatan sudah fungsional, maka kepada seluruh truk angkutan berat agar bisa melintas dijalan tersebut dan tidak ada lagi masuk ke jalan dalam Kota Sampit.
“Saya minta khususnya pengguna jalan kendaraan-kendaraan besar memanfaatkan lingkar selatan ini, jangan lagi masuk kota. Karena kita tahu selain mengganggu lalulintas, tetapi juga merusak jalan-jalan kota karena beban jalan atau tonase yang melebihi kemampuan badan jalan,” kata Bupati Kotim Hilikinnor, saat meninjau lokasi jalan lingkar selatan, Jumat 7 Oktober 2022.
Halikin juga mengapresiasi partisipasi beberapa perusahaan yang sudah menyetorkan bantuan melalui konsorsium sesuai kesepakatan bersama, sehingga kerusakan jalan lingkar selatan bisa diperbaiki sehingga bisa fungsional dengan baik.
“Saya menghimbau kepada berapa perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya, agar bisa secepatnya menyelesaikan setoran sesuai dengan kesepakatan,” tegasnya.
“Kita ingin paling tidak sumbangan tersebut bisa digunakan menyetok agregat atau material, karena ini nanti jalannya selalu dipelihara supaya tetap fungsional sampai nanti anggaran dari provinsi turun untuk pembangunan jalan ini,” lanjutnya.
Halikin mengungkapkan, sebelumnya Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyampaikan, Pemerintah Provinsi akan menganggarkan pembangun jalan lingkar selatan sejauh kurang lebih 2 kilometer tersebut.
“Beliau sudah menyampaikan tahun 2023 lingkar selatan dianggarkan melalui APBD Provinsi Kalteng, jadi selama itu belum dilaksanakan oleh provinsi, maka jalan ini dipelihara oleh kabupaten. Kita juga minta bantuan provinsi juga ikut membantu pemeliharaan ini sampai nanti betul-betul diprogramkan tahun depan,” pungkasnya. (ilm).











