BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Sahbirin Noor menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang luar biasa karena setelah 52 tahun berlalu, Kalsel kembali dipercaya sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXIX Tahun 2022.
“Kami bahagia dan terhormat Kalsel mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah perhelatan MTQ Nasional. Ini menjadi catatan bersejarah bagi daerah kami setelah 52 tahun Kalsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional yang ke tiga pada tahun 1970,” katanya saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut, di Kabupaten Banjar.
Paman Birin (sapaan akrabnya), mengucapkan selamat datang kepada kafilah di Bumi Lambung Mangkurat Kalsel Babussalam dan berharap pelayanan yang disediakan selama MTQ Nasional berlangsung dapat memenuhi keinginan dan sesuai harapan kafilah semua.
“Bagi masyarakat dan Pemprov Kalsel kepercayaan sebagai tuan rumah mengandung tanggung jawab besar dalam menyukseskan perhelatan ini,” tandasnya.
Kegiatan MTQ Tingkat Nasional XXIX Tahun 2022 dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) K.H. Ma’ruf Amin, yang berlangsung di Astaka Utama Kiram Park, Kab. Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu 12 Oktober 2022 malam.
Acara pembukaan dimulai dengan persembahan Tarian Sinoman Hadrah yang merupakan kesenian tradisional asal Kalsel binaan Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, kemudian dilanjutkan defile Kafilah dari 34 Provinsi di Indonesia.
Seluruh perwakilan masing-masing Provinsi berjalan melintasi panggung kehormatan dengan menampilkan corak dan ciri khasnya di hadapan para tamu undangan. Pembawa acara mengiringi penampilan tiap Provinsi dengan membacakan culture identity-nya.
Perlu diketahui pelaksanaan lomba MTQ Nasional tahun ini dilaksanakan di beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Kabupaten Banjar, Kabupaten Banjar Baru, dan Kota Banjarmasin Provinsi Kalsel dari tanggal 10 – 19 Oktober 2022.
Adapun tema yang diangkat pada perhelatan tahun ini adalah “Dengan MTQ Nasional kita tingkatkan kualitas SDM yang unggul dan Qur`ani untuk mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Moderat”.
Sebagaimana diketahui tujuan dari MTQ untuk menciptakan para Qori dan Qoriah dan juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al Qur’an, bukan hanya membaca namun menghafal dan juga bisa mengamalkan. MTQ diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Adapun para kafilah yang mengikuti MTQ adalah perwakilan-perwakilan terbaik dari daerah masing-masing. (RMP).











