PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran terus memastikan penanganan banjir dilaksanakan dengan baik, dengan melaksanakan perlindungan masyarakat yang terancam banjir aman dari bahaya banjir, dengan melakukan evakuasi atau upaya penyelamatan lainnya.
Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan di kegiatan rakor penanganan bencana banjir dan karhutla di Wilayah Kalimantan Tengah Tahun 2022, di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa 1 November 2022.
“Selain itu juga kami telah menyiapkan tempat-tempat pengungsian dengan fasilitas yang layak bagi masyarakat yang mengungsi. Memberikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir, berupa air bersih, MCK, sembako, dapur umum, selimut, pemeriksaan kesehatan, dan pelayanan lainnya. Terus menerus menyampaikan perkembangan terkini, mengenai potensi banjir kepada seluruh masyarakat, sesuai peringatan-peringatan dini yang disampaikan oleh BMKG,” ucapnya.
Ia juga menambahkan, sedikitnya 78 fasilitas kesehatan, 130 fasilitas pendidikan, 129 tempat ibadah, 85 gedung pemerintah dan 201 ruas jembatan/jalan yang terdampak banjir.
“Kami terus bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan pihak terkait untuk memastikan perbaikan sarana prasarana tersebut dapat segera diperbaiki sehingga dapat berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Selain iti, penanganan pasca banjir termasuk akibat gagal panen yang terjadi di beberapa wilayah juga terus ditangani, bantuan beras akan diberikan tambahan pada wilayah-wilayah yang mengalami ancaman gagal panen sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan pangan. (Hardi)











