Realisasi penerimaan PBB-P2 Barito Utara Rp1,207 Miliar

Kepala BPPD Barito Utara, Agus Siswadi (kedua kanan) didampingi Kepala Desa Bukit Sawit Kecamatan Teweh Selatan Panin Ragen melakukan sosialisasi PBB-P2 di aula kantor desa setempat, Sabtu (5/11/2022).ANTARA/HO-BPPD Barito Utara

MUARA TEWEH – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, sampai Oktober 2022 mencapai Rp1,2 miliar atau sekitar 57 persen dari target Rp2,1 miliar.

“Realiasasi penerimaan PBB-P2 dari sembilan kecamatan di daerah ini masih belum optimal,” kata Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Barito Utara (Barut), Agus Siswadi di Muara Teweh, Rabu 9 November 2022.

Menurut Agus, hingga triwulan ketiga realisasi PBB P2 pada sektor perkotaan yakni Rp944,2 juta atau 54,54 persen dari target Rp1,73 miliar, sedangkan sektor perdesaan dengan penerimaan Rp263,2 juta atau 68,36 persen dari rencana Rp385,1 juta.

BACA JUGA:   Diduga Berbuat Asusila, Warga Datangi DPRD Minta Kades Hajak Diberhentikan

Jumlah wajib pajak PBB sektor perdesaan, kata dia, dari 93 desa yang telah melakukan realisasi pelunasan pajak per 7 November 2022 berjumlah 73 desa atau 78,49 persen dan masih tersisa 20 desa atau 21,51 persen.

“Belum maksimalnya penerimaan ini, karena dipengaruhi beberapa faktor diantaranya masih rendahnya ketaatan dan kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak dan perlunya juga pembaharuan data pajak atau wajib pajak sendiri,” katanya.

Agus mengatakan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pembayaran PBB-P2 ini pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi ke desa-desa dan kecamatan, agar masyarakat ikut berperan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) ini.

Selain itu, petugas pemungut PBB juga aktif jemput bola dalam menyosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pajak, sebagai salah satu sumber pendapatan negara guna mendukung pembangunan.

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Gelar Pasar Penyeimbang di Muara Teweh

Dengan semakin meningkatnya peran dan proporsi penerimaan dari sektor pajak terhadap PAD, menurut dia, BPPD harus berupaya melaksanakan berbagai kebijakan strategis untuk menunjang proses pengelolaan, pengamanan dan peningkatan penerimaan PAD.

“Kita berharap realisasi target dari sektor PBB-P2 di tahun ini hasilnya bisa tercapai dan setidaknya ada peningkatan realisasi target dari tahun sebelumnya,” ujar Agus Siswadi.

Realisasi penerimaan PBB-P2 Barito Utara pada 2021 hanya Rp1,4 miliar atau sekitar 71 persen dari target Rp2 miliar lebih.

(ANTARA)

(Visited 15 times, 1 visits today)