Hadapi Nataru, DKP Kalteng Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Aman dan Mencukupi

PALANGKA RAYA – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Kalimantan Tengah memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok atau bapok menghadapi periode Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dalam kondisi mencukupi dan aman.

“Menghadapi Nataru (Natal dan Tahun Baru) stok bapok dalam kondisi aman, hal ini mengacu dari kondisi neraca pangan strategis wilayah Kalteng,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng Riza Rahmadi di Palangka Raya, Kamis 22 Desember 2022.

Riza menjabarkan berdasarkan data tersebut hingga minggu ketiga pada Desember 2022, ketersediaan 11 komoditas pangan strategis di Kalteng dalam kondisi aman, seperti beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, serta minyak goreng.

“Ketahanan stok masing-masing komoditas bervariasi, baik dua hingga empat minggu ke depan atau bahkan lebih,” ujarnya.

Riza menyatakan, rata-rata stok komoditas pangan ini dalam kondisi surplus, jika membandingkan antara ketersediaan dengan tingkat kebutuhan masyarakat.

Seperti bawang merah mencapai 325 ton dengan tingkat kebutuhan 199 ton, bawang putih 275 ton dengan tingkat kebutuhan 161 ton, cabai besar 101 ton dengan tingkat kebutuhan 37 ton.

Kemudian, cabai rawit 273 ton dengan tingkat kebutuhan 111 ton, daging sapi/kerbau 376 ton dengan tingkat kebutuhan 89 ton, daging ayam ras 1.127 ton dengan tingkat kebutuhan 538 ton, serta lainnya.

“Untuk beras ketersediaannya mencapai 16.846 ton, dengan tingkat kebutuhan mencapai 4.754 ton. Namun ketersediaan beras ini, masih di luar dari stok yang dimiliki Bulog Kalteng,” tutur Riza.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah Amrullah menyampaikan, baik kategori Beras Cadangan Pemerintah (CBP) maupun komersil secara total stok tersedia sekitar 2.700 ton.

baca juga ...  Camat Pulau Hanaut Ingatkan Proses Hukum Pembakar Lahan dan Hutan Ditangani Polres Kotim

“Kalau menghitung dari kebutuhan per bulan, di Kalteng ini mencapai 750 ton, maka ketahanan stok kita sekitar tiga sampai empat bulan ke depan,” jelas Amrullah.

Dia menjelaskan ketersediaan ini juga ada kemungkinan ditambah lagi dengan beras dari wilayah lain, karena panen di wilayah setempat baru akan ada sekitar Maret 2023.

“Untuk Kalimantan Tengah dengan ketersediaan stok yang ada maka kita sudah cukup aman, khususnya untuk beras,” kata Amrullah.

(ANTARA)

Bagikan:
Berita Populer