Pedagang di Kawasan PJU Nur Mentaya Mengeluh Ditarik Pungutan

NARDI/ BERITA SAMPIT- Para pedagang bersitegang dengan pihak organisasi terkait iuran di kawasan PJU Nur Mentaya Sampit.

SAMPIT – Pedagang di kawasan PJU Nur Mentaya Sampit, sempat bersitegang saat diminta membayar iuran oleh salah satu organisasi, Sabtu 14 Januari 2023, malam.

“Saya minta tunjukan SK, namun mereka tak bisa menunjukan SK pungutan iuran tersebut,” keluh pedagang Pentol SampitGo.

Saat seorang pedagang meminta menunjukan surat keterangan (SK) atau surat resmi dari pemerintah terkait pungutan tersebut, mereka menyebutkan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, serta iuran bersifat sukarela.

“Kami lakukan sosialisasi untuk pedagang dan ini bersifat iuran sukarela untuk kebersihan, tidak bayar tidak apa-apa, selagi menunggu surat resmi terbit,” ujar salah satu anggota organisasi.

BACA JUGA:   DPC Partai Hanura Kotim Rayakan HUT Partai Ke-16 Sekaligus Konsolidasi Internal Partai

Sementara beberapa pedagang lainnya mengatakan sudah memberikan uang sebesar Rp6000.

“Katanya untuk iuran kebersihan dan keamanan, Rp6000 sudah saya berikan, dan mereka menagih setiap lapak pedagang sepanjang Nur Mentaya, dan rencanya setiap hari,” kata Iva, seorang pedagang lain.

Ia berharap harusnya bisa diajak seluruh pedagang bertemu bersama dan tidak secara tiba-tiba menarik iuran sehingga meresahkan para pedagang.

Diketahui sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor menginginkan tak ada parkir di kawasan Terowongan Nur Mentaya.

Namun, Halikin tak melarang masyarakat yang ingin mengelola parkir dan harus masuk kedalam atau di halaman rumahnya, bukan di lajur atau jalan.

BACA JUGA:   Ornamen PJU Nur Mentaya Dirusak Oknum Tak Bertanggung Jawab

Sedangkan untuk masalah sampah, akan ditarik retribusi dan saat ini sedang dirumuskan dan diharapkan tidak memberatkan pedagang yang berjualan. Hal ini agar kebersihan di kawasan sekitar Terowongan Nur Mentaya dapat teratasi.

Adapun untuk kebersihan kawasan tersebut akan menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup bersama pihak Kecamatan Baamang.

Selanjutnya, untuk masalah keamanan akan diserahkan kepada personel Batamad untuk membantu petugas kepolisian.

(Nardi)

(Visited 110 times, 2 visits today)