Aksi SP4D Permudah Masyarakat Sampaikan Pengaduan

IST/BERITA SAMPIT - Asisten III Sekretariat Daerah Kobar Syaruddin saat memimpin acara diskusi/pembahasan (SP4N) - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR), di ruangan Rapat Sekda Kobar.

PANGKALAN BUN – Dalam rangka menyelenggarakan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang terintegrasi, Pemkab Kobar melalui Dinas Kominfo Kabupaten Kobar menggelar kegiatan diskusi terfokus atau Focus Group Disccusion (FGD), yang di dukung USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR).

“Dalam diskusi membahas hasil penilaian mandiri dan penyusunan rencana aksi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!),” kata Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Kobar Syahruddin, Rabu 18 Januari 2023 usai acara diskusi di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Kobar.

Menurut Syahrudin dalam diskusi ini, menghadirkan tim perumus Rencana Aksi SP4N-LAPOR! Kobar yang terdiri dari lintas lembaga pemerintahan di Kobar, yang membahas dan menyepakati hasil penilaian mandiri sistem aduan yang telah dilakukan.

“Berdasarkan hasil penilaian tersebut, juga dihasilkan rumusan tujuan, sasaran,” program, dan kegiatan yang akan dimuat dalam Rencana Aksi SP4N-LAPOR! Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar Syahrudin.

BACA JUGA:   Polres Kobar Berhasil Gagalkan Penyebaran 101,1 Gram Sabu dan 5 Butir Pil Ekstasi

Dijelaskannya, sebagai pelayan publik, pemerintah Kobar menyadari bahwa masyarakat memerlukan akses yang mudah dan efektif dalam menyampaikan aspirasi dan melaporkan keluhan terkait layanan yang kami berikan.

“Oleh karena itu, kami berkomitmen menyusun Rencana Aksi SP4N-LAPOR! ini dengan serius agar peran masyarakat dalam pengelolaan pemerintahan semakin kuat. Dengan demikian, kita bisa bersama-sama mewujudkan Kotawaringin Barat Marunting Batu Aji, atau menuju kejayaan,” ungkap Syaruddin.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian Kabupaten Kobar, Rody Iskandar, mengatakan bahwa penyusunan Rencana Aksi SP4N-LAPOR! merupakan tahap krusial dalam penetapan standar kinerja pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

“Lewat proses ini, kami menetapkan strategi dan tindakan yang akan diterapkan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan keluhan sekaligus membantu pemerintah dalam mengevaluasi kinerja pelayanan publik dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan,” kata Rody.

BACA JUGA:   Sepanjang Tahun 2022 Kasus Kriminalitas di Kobar Meningkat, Laka Lantas Menurun

FGD ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi dan lokakarya persiapan rencana aksi SP4N-LAPOR! yang diselenggarakan Desember tahun lalu. Sebelumnya, kegiatan tersebut telah berhasil mengumpulkan gagasan dan masukan mengenai pelaksanaan penilaian mandiri untuk sistem pengaduan di Kabupaten Kotawaringin Barat dari tim Koordinasi Pengelolaan Pengaduan, para administrator SP4N-LAPOR!, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat dan pemerintah.

“Ke depannya, ketika Rencana Aksi SP4N-LAPOR! sudah tersedia, hal lain yang perlu diperhatikan adalah perlu dilakukan sosialisasi menyeluruh dan peningkatan kapasitas pengelolaan aduan di setiap dinas, agar layanan pemerintah kabupaten bagi masyarakat optimal,” pungkas Rody Iskandar. (Man).

(Visited 13 times, 1 visits today)