Ini Regulasi yang Mengatur Pembuatan ‘Speed Bumb’

RAHUL/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan saat memberikan penjelasan di launching hasil suvey Indeks kepuasa Masyarakat di ruang rapat Dishub Palangka Raya, Rabu 18 Januari 2023.

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan menyampaikan aturan mengenai pembuatan speed bumb atau yang kerap disebut polisi tidur yang berfungsi untuk memperlambat laju kendaraan.

Alman menjelaskan bahwa pembuatan speed bump kerap menjadi permasalahan bagi pengguna jalan, khususnya warga yang tidak berdomisili di lingkungan tersebut.

Kadishub itu juga menjelaskan speed bump bertujuan untuk memperlambat laju kecepatan kendaraan sebagai keamanan saat berkendara. Hanya saja, kata dia, ada regulasi yang mengatur pembuatan speed bump tersebut.

“Speed bump atau polisi tidur harus dibuat dengan ketinggian maksimal 12 cm, lebar minimal 15 cm, dan sisi miring dengan kelandaian maksimal 15 persen. Tidak hanya itu, polisi tidur dibuat dari bahan yang sesuai dengan badan jalan dan karet serta harus diberi tanda berupa garis serong dengan cat warna putih,” jelas Alman saat launching hasil suvey Indeks kepuasa Masyarakat di ruang rapat Dishub Palangka Raya, Rabu 18 Januari 2023.

BACA JUGA:   Rancangan APBD 2023 Kota Palangka Raya Disepakati

Alman menambahkan, selama ini banyak masyarakat yang tidak mengetahui keberadaan speed bump. Akibatnya, kerap membuat pengendara, khususnya roda dua menjadi celaka.

“Ke depannya akan kita pasang rambu kurangi kecepatan sebelum speed bump. Ini sebagai peringatan kepada pengguna jalan bahwa di depan ada speed bump atau polisi tidur,” sebutnya.

Ke depannya, Alman meminta masyarakat agar menyampaikan keluhannya terkait kondisi jalan via grup WhatsApp. Ditambahkan, dirinya kerap memantau setiap kejadian di grup WhatsApp kecamatan yang ada di Kota Palangkara Raya.

BACA JUGA:   Dampak Abrasi Sungai Kahayan, Puluhan Jiwa di Palangka Raya Diungsikan

“Makanya tolong disampaikan di grup WhatsApp. Saya-kan ada di grup WastsaApp Kecamatan-kecamatan Kota Palangka Raya. Jadi kalau ada keluhan atau masukan, silakan lewat gru itu saja,” pungkasnya.

(rahul)

(Visited 10 times, 1 visits today)