PALANGKA RAYA – Menyikapi soal pernyataan Presiden RI Joko Widodo untuk waspada terhadap potensi resesi, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah Otto Fitriandy menyebut pertumbuhan ekonomi di Indonesia tumbuh positif. Hal ini disampaikannya saat melaksanakan media gathering dengan awak media di Bengkel Valv Coffee & Eatery, Kamis 16 Februari 2023.
“Kalau kita lihat di Indonesia, kata Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani pertumbuhan ekonomi masih positif,” ucapnya.
Ia juga menyebut, bahwa disebut resesi apabila pertumbuhan ekonomi mengalami negatif beberapa periode berturut-turut. Untuk saat ini, pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih positif, tapi meskipun begitu Presiden Joko Widodo tetap bilang agar selalu waspada terhadap potensi resesi.
Otto juga menyebut indikator jasa keuangan, indikatornya terutama di perbankan sampai saat ini selalu menunjukan pertumbuhan positif di atas dua digit. Untuk tahun ini pertumbuhan kredit tumbuh sekitar 16, 66 persen, khusus untuk wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Untuk aset perbankan tumbuh 16, 13 persen, dana pihak ketiga tumbuh sebanyak 6,7 persen. Untuk khusus perusahaan pembiayaan justru di tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 33,57 persen year on year.
Ia juga menyebut perusahaan pembiayaan mengalami negatif pada tahun 2020 pada saat itu sedang terjadi covid-19. Tetapi masuk tahun 2021 dan 2022 sudah naik ke angka 33, 57 persen.
“Ada beberapa catatan yang perlu menjadi konsen kita bersama pemerintah daerah seperti untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, seperti menjaga laju inflasi, menciptakan sektor ekonomi baru, dan lainnya,” jelasnya. (Hardi)











