
PALANGKA RAYA- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Melaksanakan Kunjungan kerja di Kota Palangka Raya.
Rombongan DPRD Kabupaten Barito Kuala diterima langsung oleh Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu di Ruang Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala Saleh mengatakan, Kunker Studi Komparatif ini berkaitan dengan Pelaksanaan Rembuk Stunting yang dilaksanakan Pemkot Palangka Raya. dalam rangka menekan angka pertumbuhan stunting di Kota Palangka Raya.
/* custom css */
.tdi_1_6e9.td-a-rec-img{
text-align: left;
}.tdi_1_6e9.td-a-rec-img img{
margin: 0 auto 0 0;
}

“Kunker ini berkaitan dengan Pelaksanaan Rembuk Stunting yang dilaksanakan Pemkot Palangka Raya,” ucapnya, Senin 15 Mei 2023.
Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya yang diwakili Sekda, Hera Nugrahayu menyampaikan bahwa antisipasi stunting harus dilaksanakan sejak awal pernikahan, kemudian dilanjutkan pada 1000 hari kehidupan anak yang dimulai sejak anak dalam kandungan hingga anak usia dua tahun.
“Saat ini Pemkot Palangka Raya memaksimalkan edukasi terhadap masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan bagi keluarga,” ucapnya
Dihadapan Jajaran DPRD kabupaten Barito Kuala, Hera memaparkan upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, peran para kader posyandu sangat strategis karena langsung dapat melihat kondisi balita setiap bulannya.
“Pemerintah Kota Palangka Raya juga terus menggalakkan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting seperti ibu hamil, ibu menyusui, baduta (anak di bawah dua tahun),” jelasnya.
“Terutama dari keluarga yang kurang mampu, melalui pemanfaatan sumber daya lokal, termasuk bahan pangan lokal, yang dapat dipadukan dengan sumber daya dari mitra lainnya,” tandasnya. (Syauqi).











