PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng Sengkon meminta kepada pemda baik provinsi, kabupaten dan kota agar dapat memperkuat sinergi bersama dengan pihak-pihak lainnya dalam rangka untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin besar di wilayah Kalteng.
“Perlu kita ketahui sendiri berdasarkan prediksi puncak musim kemarau itu terjadi pada Agustus mendatang, tapi menurut data dalam dua bulan terakhir ini hotspot karhutla mengalami peningkatan, tentu ini ancaman bagi daerah,” ucapnya, Senin 29 Mei 2023.
Dalam upaya antisipasi agar karhutla di Kalteng tidak semakin meluas dan membesar, pastinya pemda harus dapat lebih meningkatkan kewaspadaan. Berbagai hal terkait untuk penanganan harus dipersiapkan dengan baik dan optimal agar karhutla dapat tertangani.
“Kita pastinya tidak ingin terjadi kabut asap lagi di Kalteng seperti tahun-tahun dulu, jadi penanganan juga perlu dilakukan semenjak dini. Patroli di lapangan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan perlu dilakukan secara berkesinambungan,” jelasnya.
Ia mengatakan, sebelum sampai pada puncak musim kemarau yang diprediksi Agustus mendatang akan terjadi, setiap daerah harus terus waspada terhadap ancaman karhutla, ketika ada diketahui hotspot segera lakukan pemadaman dengan maksimal.
“Siapkan sarana dan prasarana serta fasilitas pemadaman dengan baik, dan yang paling penting yaitu setiap daerah harus bisa menyiapkan anggaran penanganan bencana jangan sampai minimnya anggaran membuat penanganan jadi terkendala,” pungkasnya. (Hardi)











