SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bertindak tegas dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Ahmadi mengatakan bahwa pemerintah selama ini telah melakukan berbagai upaya preventif untuk memberi pemahaman kepada masyarakat terkait larangan tersebut.
“Saat ini di Kabupaten Sukamara titik api sudah mulai banyak terutama diwilayah pesiar,” kata Ahmadi, Senin 12 Juni 2023.
Ahmadi terus menegaskan jangan sampai masyarakat kedapatan membakar lahan, karena pemerintah akan bertindak tegas melalui aparat hukum yang akan langsung melakukan tindakan hukum.
“Jangan sekali-kali mencoba membakar, jangan coba-coba karena sedikit saja ada api maka bunga apinya akan terbang kemana-mana dan menyebabkan banyak sekali kebakaran dilahan yang saat ini sedang kering,” terang Ahmadi.
“Saya tegaskan lagi hati-hati jangan sampai membakar lahan karena saat ini sedang panas-panasnya dan larangan membakar lahan ini juga instruksi presiden,” tukas Ahmadi.
Sebelum, Kepala BPBD Sukamara, Agus Mulyanto mengatakan jika kondisi lahan rumput terutama di wilayah pesisir Sukamara saat ini mudah terjadi kebakaran dan diduga kebakaran disebabkan kelalaian manusia, semisal membuang putung rokok sembarangan.
“Jika sumber api dari alam tidak mungkin karena di sana dipenuhi rerumputan dan kebanyakan kebakaran terjadi tak jauh dari tepi jalan,” kata Agus Mulyanto.
BPBD Sukamara juga mengingatkan masyarakat agar turut bersama-sama menjaga agar jangan sampai terjadi karhutla, apalagi wilayah pesisir sangat mudah api meluas karena dipenuhi padang rumput. Pihaknya juga berharap peran dari masyarakat peduli api setempat sebagai tindakan awal sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
“Kami berharap masyarakat bisa bekerjasama untuk menjaga jangan sampai terjadi Karhutla diwilayahnya,” tukas Agus Mulyanto. (enn)











