SAMPIT – Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) menanggapi kecelakaan maut yang melibatkan truk besar dan pengendara motor yang meninggal dunia di Wengga Metro Politan beberapa waktu lalu.
Handoyo menyampaikan terkait hal tersebut mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara karena diduga pengendara motor melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa menghidari truk saat ingin berbelok.
“Terlebih di komplek perumahan padat penduduk jangan ngebut dan ugal-ugalan karena membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata Handoyo, Senin 12 Juni 2023.
Ia menegaskan agar masyarakat mematuhi rambu lalu lintas terlebih di perempatan Wengga Metro Politan Tjilik Riwut sudah ada lampu lalu lintas.
Diharapkan masyarakat patuh akan lampu lalu lintas dan rambu-rambu demi mencegah kecelakaan.
Diberitakan detik-detik kecelakaan (laka) maut yang merenggut satu nyawa pengendara sepeda motor dengan sebuah truk di Jalan Wengga Metropolitan terekam CCTV atau kamera pengawas. Sabtu, 10 Juni 2023.
Insiden kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06:30 WIB, di Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Korban berinisial RA (26) warga Kecamatan Baamang.
Pengendara sepeda motor yang melaju kencang dari arah barat menuju arah timur ini tidak bisa mengendalikan sepeda motor sehingga menabrak bagian samping truk yang saat itu hendak berbelok dari arah selatan menuju arah timur.
“Saya mendengar ada suara benturan keras saya kira tadi apa ternyata kecelakaan. Kayanya korban ini sempat mengerem tapi karena terlalu kencang jadi tidak bisa dihindarkan,” kata Taufik, warga setempat.
Akibat, korban mengalami luka serius di bagian kepala korban dan meninggal dunia ditempat. Saat ini korban telah dievakuasi ke RSUD Dr Murjani Sampit. (Nardi)











