Pemkab Gelar Monitoring Evaluasi e-Katalog Kotim

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Bagian Pengadaan Barang/Jasa melaksanakan Monitoring Evaluasi Penerapan e-Katalog di Aula Lantai II Kantor Bupati, Selasa 17 Oktober 2023.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Kabupaten Kotim Yephi Hartady Periyanto menyampaikan kegiatan dilaksanakan untuk menyukseskan implementasi Katalog Lokal Kabupaten Kotim pada Tahun 2024.

“Monitoring evaluasi bersama vendor-vendor yang sudah terdaftar melakukan transaksi melalui e-Katalog lokal hingga Oktober 2023 capaian sudah baik dan terus ditingkatkan kedepannya,” kata Yephi.

Yephi menyampaikan tahun ini ada tiga etalase e-Katalog yang diwajibkan, sedangkan tahun dengan sudah mewajibkan 10 etalase.

Vendor dalam e-Katalog saat ini berjumlah sekitar 200, harapan ke depan semakin banyak, bisa masuk dari berbagai bidang seperti kontraktor, bengkel, toko berbagai bidang, dan lainnya.

“Untuk saat ini kerja sama dengan media juga belum mewajibkan e-Katalog, namun tahun 2024 sudah mewajibkan,” kata Yephi.

Sedangkan untuk media sudah ada 50 lebih vendor terdaftar, dan masuk animo terbesar, dengan menggunakan e-Katalog diharapkan bisa mendorong proses transaksi lebih baik.

Pihaknya juga mencoba mengkaji kedepannya tidak hanya Kominfo yang bertransaksi dengan media, namun SOPD lainnya juga bisa melakukan, seperti jasa pembuatan video atau berita promo atau iklan SOPD mereka masing-masing.

Ia menyebutkan saat ini sudah sekitar 3860 produk yang ada di e-Katalog, dari target tahun 2022 yaitu 1000 produk, 2023 tambahan 2400 produk.

“Tahun 2024 akan ditargetkan masuk sebanyak 2500 produk, kami optimis ada tujuh etalase yang bisa dibuka,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar nilai dari produk dalam e-Katalog bisa sesuai dengan spesifikasi yang ditulis, jika harga tinggi maka bisa disampaikan dalam spesifikasi dengan rinci.

baca juga ...  BREAKING NEWS: Kapal Tanker Diduga Tabrak Perahu Nelayan, 2 Orang Jadi Korban

“Harganya tinggi atau rendah bisa diketahui dari spesifikasi produknya secara rinci sehingga mudah menilai, sementara selama ini pengisian spesifikasi hanya sekedar mengisi saja,” ungkapnya.

Pihaknya terus melakukan tambahan pilihan produk belanja pemerintah di e-Katalog sehingga lebih sesuai dengan keadaan di lapangan.

e-Katalog adalah aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), aplikasi ini menyediakan berbagai macam produk dari berbagai komoditas yang dibutuhkan oleh pemerintah. (Nardi).

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!