Ketua AMAN Kobar Mardani, ST: Festival Mehampar Wadai Salah Satu Adat dan Budaya Kesultanan Kutaringin

PANGKALAN BUN – Festival Mehampar Wadai yang di gelar oleh Juriat Perempuan Adat Kesultanan Kutaringin, Pangkalan Bun yang bekerjasama dengan Kecamatan Arut Selatan, merupakan salah satu acara Adat turun temurun dari Kesultanan Kutaringin.

Hal tersebut dikatakan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mardani ST, yang juga sebagai Ketua Panitia Acara Menghampar Wadai, saat membaca sambutannya sebelum acara Mehampar Wadai dibuka, Senin 30 Oktober 2023.

“Festival Mehampar Wadai yang dilaksanakan dan digagas oleh Perempuan Adat Juriat Kesultanan Kutaringin bekerja sama dengan Kecamatan  Arut Selatan itu telah menjadi agenda tahunan setiap bulan Oktober, karena sudah merupakan tradisi turun temurun adat Kesultanan Kutaringin,“ kata Mardani, saat dikonfirmasi beritasampit.com usai acara.

Menurut Mardani, Kabupaten Kobar yang berjuluk “Bumi Marunting Batu Aji (Bumi Menjuju Kejayaan), banyak memiliki adat dan budaya, yang telah digelar melalui berbagai acara festival baik tingkat regional maupun nasional.

“Untuk lebih meningkatkan rasa memiliki kepada adat dan budaya kita sendiri, maka kami dari AMAN Kabupaten Kobar pada tahun 2018 telah mendeklarasikan pendidikan sekolah adat sekaligus menggelar Festival Mehampar Wadai yang ke tiga,“ ujar Mardani.

Dijelaskan Mardani, pendidikan sekolah adat, yang tahun 2018 telah dideklarasika dalam artian  tidak seperti sekolah formal pada umumnya, karena tidak ada gedung sekolahnya atau ruang belajar.

“Jadi dalam sejarahnya pendidikan sekolah adat tersebut , melalui kaum perempuan Adat Juriat Kesultanan Kutaringin, yang khusus bagian masak-memasak berbagai jenis kuliner dan wadai dikeraton. kemudian merekapun oleh kaum perempuan diluar keratin telah dijadikan sebagai gurunya, sampai sekarang secara turun temurun,“ kata Mardani.

Masih kata Mardani, pada Festival Menghampar Wadai tahun ini 2023 ada 58 jenis wadai diantaranya wadai Apam Peranggih, Kambang Goyang, Cincin, Jorong, Kekicak, Ilat Sapi, Cucur, Sunduk Lawang, Pepare dan berbagai macam jenis wadai lainnya. Dan saat acara dibuka, setelah ada sambutan dari Pemkab Kobar, sebaian wadai diperebutkan secara gratis, sehingga acara lebih meriah. (Gusti/Man)

baca juga ...  Finalis Puteri Indonesia Dinobatkan Jadi Duta Empat Pilar MPR RI
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!