SAMPIT – Ratusan siswa-siswi MAN Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti Sosialisasi Revitalisasi Bahasa Dayak Sampit dalam rangka mengimplementasikan Merdeka Belajar, Rabu 8 November 2023.
Kegiatan tersebut dalam rangka pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamiin (P5P2RA) pada MAN Kotim Plus Keterampilan, dengan tema Kearifan Lokal Lestarikan Bahasaku.
Para peserta adalah dari kelas X sebanyak 10 rombongan belajar dengan total 400 siswa-siswi itu tampak senang dan antusias dalam mengikuti kegiatan.
Yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Ahli Bahasa Sampit yang ditunjuk secara resmi oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk kegiatan sosialisasi revitalisasi yaitu Syahruni, S.Pd, Rusnilawati, S.Pd, M.M, Sih Widada, S.Pd, serta Maimunah, S.Pd, M.Pd namun ia tidak bisa hadir dan digantikan Kornadi.
Sih Widada menyampaikan kegiatan revitalisasi Bahasa Dayak Sampit terus dilakukan seluruh kecamatan di Kotim, kemudian pada hari tersebut mereka diundang untuk memberikan materi kepada siswa-siswi MAN Kotim.
Materi yang diberikan pada siswa-siswi mulai dari bercerita, puisi, berpidato, sastra lisan semua menggunakan Bahasa Sampit.
“Diharap dengan kegiatan sosialisasi Bahasa Sampit ini para siswa-siswi lebih mengenal dan memahami bahkan kedepannya bisa menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Dirinya berharap Bahasa Sampit terus lestari, bisa diteruskan kepada generasi muda, dan tidak hilang seiring waktu yang mana saat ini semakin sedikit masyarakat terutama anak muda yang bisa Bahasa Sampit. (Nardi)











