KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengirimkan kafilahnya untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-31 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Pangkalan Bun. Bagi kafilah, ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu dalam setahun.
Sekretaris Daerah Kabuoaten Gunung Mas Richard menyampaikan, acara ini memiliki peran yang sangat strategis dalam mengembangkan, dan mengimplementasikan pokok-pokok ajaran keagamaan yang fundamental dan hakiki yaitu Al-Quran.
“Saya berharap para kafilah MTQ Kabupaten Gunung Mas mampu untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan wawasan, baik yang diperoleh dalam pembinaan maupun yang diperoleh dari pengalaman. Ini menjadi penting karena secara keseluruhan, wawasan dan keterampilan yang telah diperoleh tentunya cukup berarti untuk menguasai cabang yang akan diperlombakan,’’ ungkap Richard , Rabu 15 November 2023.
Lebih lanjut, dirinya menghimbau kepada pimpinan kafilah serta para pendamping dan pelatih, agar benar-benar melaksanakan amanah yang mulia tersebut, dibarengi dengan semangat yang tinggi serta dijiwai dengan niat ibadah.
“Sebagai makhluk yang beriman, kita seharusnya dapat mengajak masyarakat untuk mencintai, memahami dan mengamalkan isi yang terkandung dalam Al-Quran,” tuturnya.
Selain ingin meraih prestasi sebagai juara yang terpenting, peserta harus mendapatkan kesempatan untuk menggerakkan gairah untuk lebih giat lagi dalam pembangunan yang didasari nilai-nilai luhur Al-Quran.
“Dengan demikian, kita berharap dengan belajar dan meningkatkan kemampuan membaca, kita bisa mengaplikasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” sebutnya.
“Saya juga mengajak para masyarakat Kabupaten Gunung Mas untuk mendukung kafilah dan menjaga nama baik kabupaten kita dengan berperilaku sesuai tuntunan Al-Quran. Semoga Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist ke-31 akan membawa banyak manfaat bagi kita semua,” tutup Richard.
Untuk diketahui, jumlah Kafilah Kabupaten Gunung Mas yang akan mengikuti MTQH ke-31 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Pangkalan Bun sekitar 91 orang, dan akan berkompetisi di delapan cabang lomba, termasuk tilawah, qiraat, hafizh, dan lainnya. (Ale)











