SAMPIT – Rapat evaluasi akhir tahun digelar di Rumah Jabatan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis 28 Desember 2023 dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dandim 1015 Sampit Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata yang hadir menyampaikan tahun 2023 sejumlah bencana terjadi dan menimpa masyarakat Kotim seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kemudian musibah banjir, yang juga masih menjadi ancaman hingga tahun 2024.
“Hampir semua wilayah Kotim berpotensi banjir, terutama wilayah bantaran sungai sehingga harus ada langkah-langkah dalam persiapan menghadapi musibah banjir,” kata Tandri.
Adapun upaya mengatasi bencana banjir yaitu mulai dari mendirikan posko penanganan terpadu, selalu siagakan perlengkapan darurat seperti perlengkapan SAR, perahu karet, genset, lampu emergensi, senter dan lainnya.
Kemudian melakukan sinergitas bersama stakeholder, melaksanakan rapat koordinasi berkelanjutan, analisis evaluasi (anev) kegiatan posko, latihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) personil di lapangan.
Percepat penyaluran bantuan pada masyarakat, melakukan pengawalan distribusi, intensifkan peran Bhabinkamtibmas.
Sebelumnya dalam upaya komitmen meningkatkan ketahanan dan kemanan wilayah, Pemkab Kotim menggelar apel gelar pasukan kesiapsiagaan bencana banjir.
Apel gabungan ini digelar di Kodim 1015/Sampit di Jalan MT Haryono yang turut di hadiri oleh Wakil Bupati Kotim Irawati, Anggota Polres Kotim, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana). (Nardi)











