Wabup Kotim Tinjau Lokasi Kebakaran di Komplek Inhutani Sampit

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati hadir ke lokasi kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk komplek Inhutani, belakang Pasar Keramat RT 30, RW 14, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa 2 Januari 2023 pukul 13.00 WIB.

Irawati turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat dan berpesan agar bisa ikhlas dalam memghadapi cobaan dan mendoakan rezeki mereka diganti berkali-kali lipat.

“Saya sudah meminta pihak kepolisian untuk memasang Police Line di lokasi kejadian, agar tidak sembarangan orang masuk, korban masih ingin mencari barang-barang berharga,” ungkapnya.

Ia menyampaikan kebakaran menghanguskan sebuah barak yang dihuni enam Kepala Keluarga (KK), semua korban tak sempat menyelamatkan barang berharga dari barak yang terbuat dari kayu itu.

“Semua korban tak sempat menyelamatkan barang berharga, api cepat sekali merambat,” ungkapnya.

Pemkab Kotim akan secepatnya menyalurkan bantuan bagi para korban, seperti sembako dan kebutuhan lainnya, serta anak-anak untuk tetap bisa sekolah.

“Kita akan siapkan bantuan, sembako, atau dapur umum untuk mereka jika tidak ada tempat keluarga, dan baju untuk anak sekolah,” kata Irawati.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut membantu meringankan beban para korban kebakaran.

Diberitakan sebelumnnya, kebakaran hebat terjadi di pemukiman padat penduduk komplek Inhutani, RT 30, RW 14, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, pukul 13.00 WIB, Selasa 2 Januari 2023.

Petugas dibantu warga masih berjibaku memadamkan api yang melalap sebagian rumah dengan kontruksi kayu, terpantau ada lebih dari lima armada pemadam kebakaran di lokasi, hingga pukul 14.00 WIB masih dilakukan pendinginan.

Warga bernama ljul mengatakan saat itu api muncul dari suara ledakan di pintu barak nomor satu yang dihuni oleh warga lain bernama Marsha.

baca juga ...  Bank Kalteng-BPJamsostek Kolaborasi Kaminan Sosial Nasabah KUR

“Tadi kata ibu Marsha itu dari ledakan gas di tempatnya, karena ia jualan,” kata Ijul. (Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!