DLH Akan Carikan Solusi Depo Sampah Ganggu Kenyamanan Pelajar SMPN 3 Sampit Belajar

SAMPIT – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur H Machmoer menyampaikan tanggapan mengenai depo sampah yang dinilai menggangu kenyamanan pelajar belajar di samping SMP Negeri 3 Sampit.

“Kita akan berupaya mengurangi bau yang menyebar itu, bisa menggunakan blower yang cukup kuat diatas atap agar baunya cepat membaur dengan udara diatas,” kata Machmoer, Kamis 18 Januari 2024.

Dia menyampaikan pembangunan depo sampah tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan dan kajian sekitar tahun 2007 lalu.

Serta meminta persetujuan masyarakat setempat juga pihak sekolah yaitu SMP Negeri 3 Sampit. Namum berjalan waktu berganti kepemimpinan, masyarakat juga ada yang pindah dan berganti.

Ia menyampaikan DLH akan berupaya agar bau tidak menyebar ke sekolah hingga menggangu proses belajar mengajar.

“Kita melihat anggaran, jika memungkinkan maka bisa diadakan pemasangan blower untuk mengurangi bau tersebut, karena anggaran DLH juga terbatas,” pungkasnya.

Sementara itu terpantau dilapangan bau menyengat tercium di sekitar depo SMP Negeri 3 Sampit, termasuk di ruang terbuka hijau tepat disamping depo Jalan Cristopel Mihing itu.

Sampah juga sempat menumpuk dan membludak pada Rabu 17 Januari 2024 karena armada angkut yang terbatas, bergantian dengan depo lainnya.

“Agak bau kalau mau santai atau berolahraga sehingga mengurangi kenyamanan di ruang terbuka hijau itu,” kata Fani salah satu masyarakat setempat. (Nardi).

baca juga ...  PLT Gubenur Kalteng Imbau Instansi Pemerintah Optimalkan Penyerapan Belanja Pemerintah 2021
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!