Bawaslu Kotim Segera Proses ASN yang Diduga Melanggar Netralitas

SAMPIT – Bawaslu Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) segera memanggil empat ASN satu dan calon legislatif (caleg) dapil I Ketapang wilayah setempat.

Panggilan sejumlah ASN ini merupakan tindak lanjut dari laporan Dosen STIH Sampit Nurahman Ramadani pada Senin 29 Januari 2024 lalu karena mereka diduga melanggar netralitas ASN.

“Pelapor sudah kita panggil, tinggal terlapor (ASN) kita panggil hari besok,” ujar Bawaslu Kotim melalui Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi Dedy Irawan, Senin 5 Februari 2024.

Bawaslu Kotim sudah mengirimkan undangan kepada semua yang terlapor untuk mengklarifikasi terkait hal yang dilaporkan kepada mereka.

Nurahman Ramadani telah melaporkan empat ASN yaitu Camat Mentawa Baru Ketapang Irpansyah, Lurah Ketapang Muhammad Jais, Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Kontruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Mentana Dhinar Tistama.

Selanjutnya Kabag Kesra Kotim Kurniawan Wibowo dan satu caleg Angga Aditya Nugraha Dapil I Ketapang.

“Saya melaporkan netralitas ASN yang terjadi di dapil I Ketapang, karena ada salah satu caleg yang hadir pada saat penyerahan bantuan sosial dari pemerintah itu sendiri,” ujar Pelapor Nurrahman Ramadani.

Menurutnya ASN seharusnya tidak terlibat dalam aktivitas kampanye atau mendukung kandidat tertentu. ASN tidak boleh menunjukkan dukungan atau preferensi politik di tempat kerja atau dalam kaitannya dengan tugas-tugas pekerjaan mereka.

“Ini berkaitan dengan keberpihakan ASN itu sendiri, yang seharusnya caleg tidak boleh hadir di acara tersebut, saya pertanyakan juga apa kapasita dari caleg tersebut sehingga hadir di acara pembagian bansos tersebut,” jelasnya.

Dijelaskan bahwa kronologis kejadianya pada Senin tanggal 22 Januari 2024, bertempat di Mesjid/Langgar Nurul Iman Jalan Ir. H. Juanda Sampit, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang pada kegiatan Penyerahan bantuan Fardu Kifayah dan Alat Bantuan Pemadam Kebakaran.

baca juga ...  Kerugian Akibat Kebakaran di Kota Besi Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

“Untuk bukti yang kita dapat dari yang saya baca di salah satu media dan berupa foto-foto,” pungkasnya. (Ibra)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!