PANGKALAN BUN – Ada banyak cara yang dilakukan panitia pemungutan suara (PPS) untuk bisa memompa tingkat partisipasi pemilih datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara), salah satunya melalui kostum seragam petugas KPPS.
Seperti yang terlihat di TPS 20, Desa Pasir panjang Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten,Kotawaringin Barat (Kobar) Seluruh petugas, mulai dari KPPS hingga linmas dan petugas supply tinta seluruhnya mengenakan kostum Adat Jawa.
Laman, Ketua KPPS,TPS 20 mengatakan, ide membuat TPS unik dari sisi pakaian muncul begitu saja berdasarkan persetujuan seluruh anggota PPS. Tujuannya tak lain untuk menarik jumlah pemilih datang ke TPS.
“Kita ingin membuat warga senang, sehingga mereka pasti datang ke TPS dengan membawa undangan kemudian mencoblos. Itu saja,” kata Laman.
Gayung pun bersambut, keberadaan TPS unik yang diadakan oleh warga prum beringan rindang tersebut sangat ampuh dalam menggaet para pemilih.
“Sesuai dengan target kami, sekitar pukul 08:00 WIB, wargapun sudah mulai berdatangan,terima kasih untuk semua pemilih yang telah datang ke TPS kami,” ujarnya.
Sementara itu, tak hanya kostum adat jawa musik yang dilantunkan di sela-sela pencoblosan itu juga bernuansa wayang (gendingan). (Gusti/Man)











