SAMPIT – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tahun 1445 Hijriah dilaksanakan di Masjid Islamic Centre Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu 21 Februari 2024.
Bupati Kotim Halikinnor yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan banyak pelajaran dan hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa Isra Mikraj.
“Pelajaran yang mendorong kita untuk selalu tabah menghadapi cobaan, mendorong kita untuk bangkit dan terus berjuang menjadi sebuah bangsa yang unggul dan maju,” kata Halikinnor dalam sambutannya.
Nabi Muhammad dalam membangun peradaban Islam di Makkah dan Madinah tidak luput dari ujian, cobaan, dan tantangan, namun dengan keteguhan iman, keikhlasan dan kesiapan untuk berkorban, segala ujian, cobaan tantangan itu dapat diatasi dengan baik.
Begitu pula dalam membangun Kabupaten Kotim pun tidak lepas dari berbagai cobaan, rintangan dan tantangan yang akan senantiasa dihadapi.
“Kita sering dihadapkan pada berbagai persoalan yang kompleks dan beragam. Akan tetapi alhamdulillah, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakatnya, serta selalu mohon petunjuk kepada Allah SWT sehingga dapat mengatasi berbagai permasalahan yang ada,” ungkapnya.
Pesta demokrasi juga baru saja dilaksanakan, tentunya masyarakat yang punya hak pilih ikut serta menyalurkan hak suara untuk bisa bersama – sama menentukan pemimpin bangsa yang akan menentukan nasib negara ke depannya.
Ia mengajak semua untuk bersatu padu dalam mengisi pembangunan demi terwujudnya masyarakat adil dalam kemakmuran.
“Saya berharap melalui momentum kegiatan ini dapat menjadi sarana dalam memperkuat persaudaraan, memperkuat persatuan diantara Pemkab Kotim, TNI, Polri, ulama, ormas keagaaaman, organisasi kepemudaan dan semua masyarakat,” pungkasnya. (Nardi)











