Desa Harus Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Bagi Masyarakat Khususnya Perempuan dan Anak

PALANGKA RAYA – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Tahun 2024, di Meeting Room Imperial Aquarius Boutique Hotel, Senin 29 April 2024.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia khususnya Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memberikan perhatian pembangunan yang berkeadilan dan memihak kepada kelompok marginal/rentan, khususnya perempuan dan anak.

“Perempuan dan anak merupakan kelompok penduduk yang memiliki karakteristik tersendiri, sehingga membutuhkan pendekatan khusus dan spesifik demi menjamin kualitas hidupnya,” ujar Sri Widanarni.

“Sebagai bagian dari upaya untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) nasional, maka diperlukan strategi implementasinya hingga ke tingkat desa,” tambah Sri Widanarni.

Selain itu, ia menjelaskan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) merupakan desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan secara menyeluruh serta berkelanjutan.

“Desa harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya khususnya perempuan dan anak, memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta tersedia sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak,” jelasnya.

Sri berharap dengan diadakannya Bimtek Fasilitator Daerah (Fasda) ini untuk menyiapkan Fasda yang berkompeten di setiap kabupaten/kota, dan pada akhirnya menjadi fasilitator dalam pelaksanaan Bimtek Relawan SAPA di desa/kelurahan.

“Semoga dapat memberikan manfaat bagi perempuan dan anak dan bagi kita semua dalam meningkatkan kesejahteraan,” harap Sri.

Sementara itu, Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguatkan fasilitator daerah.

baca juga ...  Wagub Apresiasi Aparat Keamanan Dukung Swasembada Pangan di Kalteng

“Dalam hal pengetahuan dan keterampilan tentang DRPPA melalui Gerakan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA),” jelas Linae.

“Hal ini untuk meningkatkan kemampuan Fasda dalam mendorong kesadaran masyarakat tentang perlindungan dan pemenuhan hak ekonomi, hak pendidikan, sosial, politik dan budaya bagi perempuan dan anak,” pungkas Linae.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, dari 29 sampai 30 April 2024 dan kegiatan tersebut untuk menyambut dan menyemarakkan peringatan hari jadi ke-67 Provinsi Kalimantan Tengah.

(Sya’ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!