PALANGKA RAYA – Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya, Hanifah berharap, kegiatan Training Legislatif tahun 2024 yang dilaksanakan di gedung DPRD Kalteng bisa bermanfaat bagi mahasiswa IAIN Palangka Raya.
Kegiatan itu dihadiri 100 mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa (Ormawa) se-IAIN Palangka Raya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIN Dr. Ahmadi, pemateri dari Ketua Komisi III DPRD Kalteng Dra. Siti Nafsiah, M.Si dan mantan ketua sema Fakultas Syari’ah IAIN Bayu Prima.
Acara ini mengangkat tema “Melahirkan Legislator Muda yang Berintegritas dalam Menciptakan Dunia Kampus yang Berkualitas”, Sabtu 4 Mei 2024.
“Harapan kita lewat kegiatan, mampu mewadahi mahasiswa untuk menggali ilmu pengetahuan tentang bagaimana mekanisme kerja dan kegiatan di dunia legislatif, ” kata Hanifah.
Hanifah menjelaskan, selama menjabat ketua Sema FTIK dua periode di IAIN dirinya mengaku belum pernah ada Training Legislatif yang mengundang lebih dari 100 mahasiswa.
“Ini merupakan langkah konkrit yang dilakukan oleh sema IAIN Palangka Raya beserta Sema Fakultas dalam mendukung mahasiswa yang ingin mengetahui secara langsung bagaimana lembaga legislatif bekerja di dalam suatu wilayah kekuasaannya, ” ujarnya.
Dirinya menyebut, kegiatan itu selain membahas tentang materi kekuasaan, legislatif dan mekanisme persidangan, juga membahas materi tentang senat mahasiswa, praktek pembuatan Perma, dan praktek persidangan.
“Dari materi-materi yang telah dibahas, kita bisa memahami bagaimana sistem dari lembaga legislatif dalam praktik persidangan yang biasa dilakukan oleh ormawa institut maupun fakultas pada akhir periode kepengurusan,” ungkapnya.
Dia berharap lewat kegiatan Training Legislatif tahun 2024, terdapat legislator muda yang berkompeten yang memperjuangkan hak dan aspirasi masyarakat untuk Kalteng dan Indonesia.
“Harapan kami melalui kegiatan ini, dapat menciptakan calon legislator muda yang berkompeten berwawasan luas, untuk menyongsong perubahan Kalimantan Tengah dan Indonesia, ” pungkasnya.
(Syauqi)











