SAMPIT – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sepnita menyampaikan keberadaan Juru Sembelih Halal (Juleha) sangat penting karena Indonesia termasuk Kotim mayoritas umat muslim.
“Karena keberadaan juleha sangat penting di wilayah kita ini, sosialisasi Juleha di Kotim memang perlu diadakan, hingga pelaku usaha daging hewan sembelihan dan masyarakat paham,” kata Sepnita saat sambutan pelantikan Juleha Kotim, Selasa 4 Juni 2024.
Ia berharap agar hewan sembelihan di Kotim dipastikan kehalalannya baik ayam atau sapi yang dijual di pasaran.
Di Kabupaten Kotim jumlah ayam yang disembelih sebanyak 25 ribu ekor setiap hari, sedangkan sapi sekitar 10 sampai 15 ekor per hari untuk kebutuhan masyarakat.
“Tentu kebutuhan akan daging juga perlu sarana dan media yang tepat berkaitan dengan kepastian kehalalan dan keberkahannya,” ujarnya.
Allah memerintahkan agar manusia mengkonsumsi makanan yang sifatnya halal dan thayyib, sehingga peran jurus sembelih halal sangat penting.
Penelitian tentang sembelihan halal menarik untuk dikaji, karena hal itu berdampak pada keberkahan hidup dan diterima atau tidaknya suatu ibadah.
Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam terbesar di dunia. Populasi muslim di Indonesia diperkirakan mencapai 237,56 juta jiwa. Indonesia kembali menjadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia pada 2022.
Jumlah penduduk muslim tersebut setara dengan 86,7% populasi di dalam negeri. Dengan populasi muslim terbesar di dunia, memiliki kebutuhan yang tinggi akan produk daging halal.
Kebutuhan akan daging bagi masyarakat Indonesia meningkat cukup signifikan, daging ayam misalnya, konsumsi daging ayam per kapita di Indonesia cenderung meningkat selama periode 2011-2022.
Rata-rata konsumsi daging ayam nasional lebih tinggi dari daging sapi atau kerbau. Tercatat, rata-rata konsumsi daging sapi atau kerbau hanya 0,009 kg per kapita per minggu pada 2021.
BPS mencatat, produksi daging ayam di indonesia mencapai 3,42 juta ton pada 2021, sementara, produksi daging sapi dan kerbau masing-masing 437,78 ribu ton dan 20,97 ribu ton sepanjang tahun. (Nardi)
NARDI/BERITA SAMPIT- Pelantikan DPD Juleha Kotim











