SUKAMARA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukamara, Agustina Kaspinor menjelaskan jika kader-kader PKK dari tingkat desa kelurahan hingga kabupaten terus melakukan upaya untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke posyandu.
Mengingat kunjungan posyandu di Kabupaten Sukamara masih dibawah 50 persen dan hal itu juga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah setempat untuk penanganan stunting.
Menurut Agustina Kaspinor, PKK Sukamara sudah menunjukkan peran dalam upaya peningkatan kunjungan posyandu terkait dengan rendahnya kunjungan ke posyandu.
“Dalam beberapa bulan terakhir ini sebenarnya PKK Sukamara sudah banyak berperan dalam upaya dalam pengentasan stunting maupun perbaikan gizi kurang dan gizi buruk,” kata Agustina Kaspinor, Jumat 7 Juni 2024.
Agustina Kaspinor mengungkapkan keprihatinannya, lantaran rendahnya angka kunjungan masyarakat ke posyandu khususnya ibu hamil, menyusui dan balita.
“Walaupun ada 51 posyandu yang ada di Kabupaten Sukamara ini aktif semua tapi partisipasi masyarakat dalam hal ini sangat kurang masih dibawah 50 persen,” ucap Agustina Kaspinor.
“Padahal dengan keaktifan kunjungan masyarakat ke posyandu akan dapat dipantau tumbuh kembang anak, sehingga anak yang terdeteksi mengalami gizi kurang maupun buruk akan cepat ditangani,” terang Agustina Kaspinor.
“Karena di posyandu itu bayi-bayi dan balita-balita kita terpantau status gizinya,” sambung Agustina Kaspinor. (enn)











