NANGA BULIK – Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Lilis Suriani, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Rosmawati, melakukan penyerahan bantuan makanan tambahan untuk balita yang mengalami masalah gizi di Posyandu Melati, yang berlokasi di Klinik Pratama Yakes Hanggulan Sinta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program intervensi untuk menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Lamandau tahun 2024.
Menurut Pj Bupati Lilis Suriani, upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Lamandau telah mengalami penurunan yang signifikan dari 25,5% menjadi 13,2%, lebih rendah dari target nasional.
“Kabupaten Lamandau telah menjadi percontohan bagi kabupaten lain dalam menangani stunting,” ujarnya, Minggu 16 Juni 2024.
Pj Bupati juga memberikan pesan kepada para orang tua untuk terus memperhatikan gizi anak-anak mereka dan rutin mengunjungi Posyandu setiap bulannya untuk memantau perkembangan anak.
“Ibu-ibu harus sabar, berikan makanan bergizi dengan variasi yang cukup untuk membuat anak senang makan. Jangan lupa vitamin dan susu juga penting,” tambahnya.
Selain penyerahan bantuan makanan tambahan, Pj Bupati juga meninjau kegiatan di Posyandu, termasuk memberikan vaksin polio dan bertemu dengan ibu-ibu yang baru saja melahirkan.
Kepala Dinas Kesehatan, Rosmawati, menambahkan bahwa kegiatan serupa akan dilakukan tidak hanya di Posyandu Melati, tetapi juga di posyandu-posyandu lain di wilayah tersebut.
“Ini adalah langkah awal dalam pemberian makanan tambahan, yang akan dilanjutkan ke posyandu lainnya,” jelas Rosmawati.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkab Lamandau dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, serta melibatkan seluruh masyarakat dalam upaya pencegahan stunting secara komprehensif.
(Andre)











