SAMPIT – Setelah sebelumnnya Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengumpulkan para guru ngaji untuk silaturahmi dan berdialog mendengarkan aspirasi, ia juga berencana akan mengumpulkan para pendeta.
“Karena sudah dari guru ngaji umat Islam, nanti akan kita kumpulkan para pemuka agama atau pendeta umat nasrani,” kata Halikinnor, Jumat 28 Juni 2024.
Ia menambahkan nantinya akan memanfaatkan momen silaturahmi ini untuk menghimpun berbagai informasi dan aspirasi, atau kendala mereka.
Para pemuka agama salah satu yang berperan dalam pembangunan terutama dalam pembangunan spiritual anak-anak kita untuk kemajuan Kotim ke depan.
“Karena anak yang diajari dan memahami agama melalui pemuka agama, akan terhindar dari pergaulan bebas atau perilaku negatif lainnya,” ungkapnya.
Sebelumnnya Halikinnor mengumpulkan 270 orang guru ngaji yang berada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang untuk mendengarkan keluhan dan kendala mereka.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa Pemkab Kotim siap membantu para guru ngaji tersebut. Seperti mereka yang memerlukan bantuan untuk pembangunan musala, pengadaan Quran atau keperluan lainnya untuk menunjang pendidikan keagamaan bagi anak-anak.
Tentunya untuk memotivasi mereka agar tetap semangat dalam memberikan pendidikan agama terhadap anak-anak, karena diketahui mereka memberikan ilmu secara suka rela tanpa meminta bayaran.
(nardi)











