NANGA BULIK – Pj Bupati Lamandau, Lilis Suriani, menunjukkan optimisme tinggi dalam upaya mengurangi angka stunting di wilayah Kabupaten Lamandau.
Hal tersebut diungkapkan setelah, memberi apresiasi kerja keras seluruh pihak, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, yang telah membuahkan hasil membanggakan.
Lamandau menjadi salah satu dari 13 kabupaten yang mewakili provinsi dalam pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala secara nasional, dengan pencapaian signifikan di bawah 50 persen.
Suriani menyebut bahwa keterlibatan aktif seluruh camat dan kepala desa sangat krusial dalam mencapai target ini.
Ia sendiri memantau proses tersebut dengan intens, bahkan berkomunikasi melalui grup pesan setiap malam untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pengukuran.
“Saya selalu menghubungi camat setiap malam untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Ini adalah hasil kerja keras kita bersama,” ujarnya. Kamis, 4 Juli 2024.
Dedikasi ini membuat Lamandau menjadi salah satu kabupaten tercepat dalam menyelesaikan pengukuran, mendapatkan apresiasi khusus.
“Dalam beberapa hari, kami berhasil menyelesaikan pengukuran 100 persen. Ini pencapaian yang sangat membanggakan bagi kita semua,” tambah Suriani.
Ia juga mengungkapkan rasa bangganya sebagai seorang profesional kesehatan dengan pengalaman 35 tahun di rumah sakit, yang mampu menerapkan ilmu dan pengalamannya dalam memimpin upaya pengurangan stunting.
“Sebagai orang kesehatan, saya merasa malu jika tidak bisa menerapkan ilmu yang saya miliki untuk membantu masyarakat. Oleh karena itu, saya berusaha keras untuk memastikan semua program berjalan dengan baik,” katanya.
Suriani menyadari tantangan yang dihadapi, namun tetap menekankan pentingnya kerja keras dan kolaborasi untuk mencapai hasil terbaik.
“Beberapa kabupaten mungkin tidak mencapai target, tetapi kita harus tetap berusaha keras dan bangga dengan apa yang telah kita capai,” tutupnya.
(andre)











