Dewan Imbau Masyarakat Tidak Konsumsi Buah, Tanaman-Zat yang Membuat Mabuk hingga Berhalusinasi

SAMPIT – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) M Abadi mengingatkan masyarakat agar tidak mengkonsumsi tanaman atau buah yang dapat menyebabkan mabuk dan halusinasi.

“Tentunya kami DPRD menghimbau masyarakat untuk tidak mengkonsumsi buah, tanaman atau zat-zat yang berbahaya bisa menyebabkan mabuk kemudian berhalusinasi,” kata Abadi, Kamis 11 Juli 2024.

Ia menyampaikan hal tersebut lantara sedang ramai kasus sejumlah warga Sembuluh Kabupaten Seruyan dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit lantaran mabuk, berhalusinasi dan berbicara tak karuan diduga mengkonsumsi narkoba varian baru atau ada yang menyebut mereka memakan buah kecubung.

“Karena saat mabuk atau berhalusinasi mereka tidak sadar apa yang diperbuat, bisa membayakan diri sendiri dan orang lain disekitarnya,” ungkapnya.

Selain itu efek bagi kesehatan tubuh tentunya berpengaruh, jangan sampai anak-anak generasi muda sudah terjebak dengan obat-obagan atau zat berbahaya hingga membuat teler dan tak sadarkan diri.

“Harus dihindari mengkonsumsi obat terlarang dan buah atau tanaman yanh tidak jelas itu, terutama anak-anak usia sekolah jangan sampai terjebak,” ungkapnya.

Dari video yang beredar memperlihatkan seseorang yang sedang mabuk berbicara ngelantur berkeliling ke rumah-rumah warga sembari berteriak-teriak mengganggu kenyamanan warga hingga menyulut emosi.

Kemudian pria itu diamankan dengan diikat oleh sejumlah warga dan dibawa dengan motor, namun ia tak henti-hentinya berteriak memaki-maki berbicara ngelantur dihadapan warga.

Direktur RSUD Murjani, dr. Sutriso saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa sudah dilakukan penanganan dan tindakan medis untuk para korban.

“Untuk sekarang ini kami sudah melakukan penanganan untuk para korban dan masih dirawat secara intensif,” kata Sutriso, Rabu 10 Juli 2024.

Saat ditanya terkait jenis obat yang dikonsumsi oleh para korban, Sutriso mengaku belum bisa memastikan karena belum mendapatkan keterangan yang jelas dari para korban dan juga belum mengetahui hasil laboratorium RS.

baca juga ...  44 eks Pegawai KPK Jalani Uji Kompetensi di Mabes Polri

Soal obat apa yang mereka konsumsi kita belum bisa memastikan karena pasiennya masih belum begitu bisa ditanya, dan juga hasil laboratorium belum keluar,” ungkapnya.

(nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!