Tanpa Pengawasan dan Hanya Menguntungkan Oknum Tertentu, Alat Berat di Tiap Kecamatan Agar Ditarik!

SAMPIT – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kotawaringin Timur H Ary Dewar mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim segera menarik alat berat yang dikelola oleh dinas pertanian balai penyuluhan pertanian di seluruh kecamatan di daerah ini.

Karena penggunaan alat jenis Excavator itu selama ini minim manfaat, tanpa pengawasan dan hanya menguntungkan oknum tertentu saja.

“Apa yang disampaikan Wakil Ketua DAD Kotim itu soal alat berat itu benar adanya, saya melihat di dapil saya sendiri, sepertinya alat ini dijadikan ladang bisnis, padahal dulu hadirnya progam ini dengan visi membantu masyarakat, apa yang dijanjikan bupati tentang penggunaan alat itu tidak dirasakan sama sekali oleh masyarakat,” kata anggota Komisi II DPRD Kotim ini pada Kamis 11 Juli 2024.

Baik itu untuk membangun infrastruktur desa, membantu masyarakat membuka lahan pertanian hingga kepada infrastruktur lainnya. Alat itu lebih banyak digunakan oknum pengusaha untuk membuka lahan perkebunan kelapa sawit mereka saja.

“Pemanfaatannya saat ini tidak sesuai dengan semangat awal progam itu, pihak kecamatan saja saat akan memerlukan alat itu tidak bisa berbuat apa-apa, padahal jelas bahasa progam itu satu alat berat untuk satu kecamatan,” tegasnya.

Ary mendesak alat itu ditarik dan dilakukan audit, kemudian diatur secara benar sistem penggunaannya, sebelum alat yang baru itu nantinya tinggal kerangkanya saja di lapangan.

Menurut Ary pemerintah akan mengeluarkan biaya besar nantinya untuk perawatan manakala alat itu digunakan tanpa pengawasan yang benar.

(Naco)

baca juga ...  Merasa Kehilangan Motor Vario, Coba Cek di Polres Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!