Mahasiswa PPL-KKN STKIP Taman Siswa Paparkan Hasil Observasi Program Kerja

BIMA – Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan, Kuliah Kerja Nyata (PPL-KKN) Terpadu, dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Kabupaten Bima, menggelar seminar untuk memaparkan program kerja mereka, di Desa Parado Rato Kecamatan Parado Kabupaten Bima Provinsi NTB.

Seminar yang bertujuan untuk mewujudkan kemajuan desa Parado Rato tersebut dilaksanakan di aula kantor Pemerintah Desa Parado Rato.

Para Mahasiswa PPL-KKN terpadu mempresentasikan hasil observasi meraka dalam beberapa hari sebelumnya. Seperti pencegahan stunting, narkoba, inklusi, kemampuan literasi dan numerasi anak-anak, tarian, serta ruang keagamaan, Kamis 01 Agustus 2024

Adapun beberapa program kerja yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, seperti Seminar Anti Narkoba, Aksi Kolaboratif untuk Kesejahteraan Masyarakat, Pengembangan kegiatan majelis taklim di setiap masjid Desa Parado Rato, Rumah ngaji ceria, Seminar Sehat dan Cerdas (Bebas Stunting) , Peningkatan kemapuan literasi numerasi untuk anak SD dan SMP serta pelatihan tari untuk pelajar tingkat SD, SMP dan SMA.

Sebelumnya, 21 mahasiswa yang terdiri dari 6 laki-laki dan 15 perempuan ini telah melakukan survei dalam mengidentifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat secara langsung. Hasil survei tersebut menjadi dasar dalam merumuskan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa setempat.

Muhammad Nilwan, salah satu mahasiswa PPL-KKN terpadu memaparkan, seminar program kerja mahasiswa PPL-KKN terpadu STKIP Taman Siswa Bima angkatan VIII Desa Parado Rato ini menjadi bukti nyata bahwa melalui kolaborasi antara STKIP Taman Siswa Bima, Pemerintah Desa, serta masyarakat, agar dapat bersama-sama memajukan desa, khususnya Desa Parado Rato. Mahasiswa PPL-KKN terpadu telah membuktikan bahwa dengan semangat dan inovasi, perubahan positif dapat terjadi.

“Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah pelatihan keterampilan dan pemberdayaan, seperti tarian, baca tulis Alqur’an maupun kegiatan keagamaan lainnya. Semua program tersebut bertujuan untuk Untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar kemudian selanjutnya mengikatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta menciptakan kesempatan kepada masyarakat,” jelasnya.

baca juga ...  Peringati Hari Juang Kartika Paldam XII/Tpr Gelar Karya Bakti

Dia berharap, berdasarkan pengalaman dan masukan dari masyarakat tentunya dapat mendiskusikan apa saja program-program atau apa saja kekurangan yang ada di pengaturan ini. Sehingga secara keseluruhan dapat didistribusikan bersama dan mencari tahu solusi dengan mahasiswa PKN PPL tahun ini.

“Berdasarkan hasil wawancara kami ternyata majelis taklim ini sudah berjalan lama, itu kami ingin mengembangkan kegiatan majelis taklim ini di setiap masjid yang tujuannya pertama, untuk peningkatan pemahaman agama tentunya, kedua penguatan komunitas dan yang ketiga adalah pemberdayaan masjid. Jadi pada saat kegiatan nanti kami akan menyusun mekanisme pelaksanaan acaranya untuk  membuat output dari manfaat kegiatan ini,” imbuhnya.

Disamping itu kata dia, beberapa program fokus lainnya juga akan dilaksanakan selama masa PPL-KKN, seperti Rumah Ngaji Ceria, program sehat dan cerdas bebas stunting.

“Titik fokus program rumah ngaji ceria ini adalah anak-anak usia 4-12 tahun, dengan penyesuaian materi sesuai dengan tingkat usia dan pemahaman mereka. Dan di harapkan dapat meningkatKan kecintaan terhadap agama, sehingga anak-anak menjadi lebih tertarik dan termotivasi untuk mempelajari agama Islam ” Bebernya

“Dan juga Melalui pembelajaran yang ceria,anak-anak dapat mengembangkan karakter yang baik sesuai dengan nilai-nilai islami serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting demi menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” sambungnya.

Menanggapi kegiatan tersebut Kepala Desa Parado Rato, M. Saleh membeberkan, Pemerintah Desa Parado Rato sangat mengapresiasi kegiatan seminar yang dirancang oleh mahasiswa PPL- KKN terpadu tersebut.

“Ucapan terima kasih kepada adik- adik mahasiswa STKIP taman siswa yang begitu semangat dalam membantu membangun generasi masa depan. Sehingga program -program yang di hasilkan dari seminar ini dapat berlanjut dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat. Disamping itu pemerintah Desa Parado Rato juga sedang merancang peraturan desa tentang kebersihan. Agar dapat mengatur tata kehidupan menjadi lebih baik dan sehat,” jelasnya.

baca juga ...  Polda Kalteng Kerahkan 116 Personel Jelang Rapat Pleno Pemilu Tingkat Provinsi

Kegiatan pemaparan hasil observasi program kerja tersebut juga dihadiri aparat Pemdes Parado Rato, Anggota BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, elemen pemuda dan masyarakat. Acara seminar tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta seminar dan mahasiswa PPL-KKN terpadu. Para peserta memberikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi dan kerja keras mahasiswa dalam menjalankan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat desa.

(nain)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!