PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar sosialisasi Peningkatan Kesadaran Keluarga, untuk mewujudkan Rumah Sehat dan Layak Huni,Senin 5 Agustus 2024.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar dibuka oleh Syahruddin, mewakili Pj Bupati Kobar, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kobar Harli Saparia, serta diikuti 50 peserta terdiri dari unsur perangkat kecamatan dan kelurahan/desa, unsur Kader PKK Kobar, perwakilan masyarakat di wilayah Kabupaten Kobar.
Sosialisasi ini menghadirkan nara sumber dari Dinkes Kobar, Dinas Perkim Kobar, Kemenag Kobar serta Tim PKK Kobar. Melalui kegiatan tersebut diharapkan masyarakat dapat memperhatikan pentingnya rumah sehat dan layak huni bagi keluarga.
Pj Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Budi Santosa, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Administrasi Umum Sekda Kobar Syahruddin menyampaikan, bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan dan program lainnya untuk menanggulangi kemiskinan.
Adapun kegiatan sosialisasi, Menurut Syahruddin bertujuan untuk membangun keharmonisan keluarga, mendorong peran dan keterlibatan anggota keluarga dan lingkungan masyarakat dalam mendukung terciptanya perumahan yang sehat dan layak huni.
Atas nama Pj Bupati Kobar, Syaruddin mengimbau kepada seluruh stakeholder terkait dan partisipasi aktif para pemangku kepentingan serta masyarakat dalam memperkuat program sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan bersama.
“Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kobar melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kobar telah merealisaikan bantuan sosial. Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 35 unit rumah pada tahun 2024 dengan total anggaran sebesar 1,2 miliar rupiah melalui anggaran APBD Kabupaten Kobar,“ kata Syahruddin.
Bantuan tersebut, lanjut Syahruddin, diberikan di lima kecamatan, yaitu Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Lama, Kumai, Pangkalan Lada, dan Pangkalan Banteng.
“Kita semua telah mengetahui, betapa pentingnya rumah sehat dan layak huni dan tata kelola yang baik, rumah yang kita tempati mempunyai aspek begitu besar yang tidak hanya sebagai tempat tinggal, berlindung dan istirahat saja, namun juga sebagai tempat sarana membina keluarga, kesehatan dan tentu saja menyiapkan penerus masa depan yang baik,” pungkas Syahruddin.
(man)











