SAMPIT – Dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ikut serta menampilkan miniatur bumi pada mobil hias dan kostum Garuda pada barisan pejalan kaki Pawai Pembangunan, Minggu 18 Agustus 2024.
Barisan pawai DLH Kotim berhasil mencuri perhatian masyarakat dengan menampilkan sebuah replika bumi dan burung Garuda yang megah, yang seluruhnya terbuat dari barang bekas.
Burung garuda melambangkan kekuatan, persatuan, keadilan dan kemakmuran, inisiatif ini tidak hanya menonjolkan kreativitas dalam seni daur ulang, tetapi juga menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Upaya DLH dalam menjaga lingkungan juga dilakukan dengan menyebar tempat sampah di sepanjang area rute pawai.
“Kami ingatkan pada masyarakat untuk menjaga kebersihan selama pawai berlangsing dan membuang sampah pada tempatnya,” kata Kepala DLH Kotim H Machmoer.
Miniatur bumi mengingatkan bahwa bahaya pemanasan global berdampak pada berebagai aspek kehidupan, sehingga perlu memperkuat komitmen melawan pemanasan global dengan menjaga lingkungan demi masa depan anak cucu.
“Tidak membuang sampah sembarangan merupakan langkah besar untuk melindungi bumi kita,” pungkasnya.
(nardi)











