NANGA BULIK – Menjelang kampanye Pilkada 2024 di Kabupaten Lamandau, Polres Lamandau telah mempersiapkan strategi pengamanan untuk menjaga kondusifitas di wilayah tersebut.
AKBP Bronto Budiyono, Kapolres Lamandau, menjelaskan bahwa kesiapan pengamanan bergantung pada jadwal kampanye yang akan dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Setelah jadwal keluar, Polres akan segera mengamankan seluruh rangkaian kegiatan kampanye, bekerja sama dengan Kodim 1017/Lmd untuk mendapatkan dukungan penuh dalam menjaga keamanan.
“Begitu jadwal kampanye sudah dikeluarkan oleh KPU, kami akan langsung bersiap mengamankan setiap kegiatan kampanye. Kami akan bersinergi dengan Kodim 1017 untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar,” ujar Bronto.
Mengenai potensi konflik selama masa kampanye, Bronto menegaskan bahwa Polres Lamandau telah mengambil langkah antisipatif melalui komunikasi intensif dengan pihak terkait.
“Kami sadar bahwa potensi konflik selalu ada, terutama antar simpatisan. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Pencegahan adalah kunci utama,” jelasnya.
Dalam menjaga keamanan Pilkada, Bronto menekankan pentingnya koordinasi antara Polres, KPU, Bawaslu, dan pemerintah daerah.
“Masing-masing pihak sudah memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang jelas. Jika diperlukan, kami akan meminta dukungan tambahan dari instansi terkait agar semua berjalan sesuai rencana dan aman,” tambahnya.
Kapolres Lamandau juga mengungkapkan bahwa ada beberapa daerah yang dianggap rawan dan membutuhkan perhatian khusus.
“Kami sudah memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi titik rawan. Pengamanan ekstra akan dilakukan di daerah-daerah tersebut untuk menghindari sabotase atau gangguan lainnya,” katanya.
Untuk mengatasi penyebaran informasi hoaks atau ujaran kebencian yang dapat memicu ketegangan, Bronto mengatakan pihaknya akan melakukan patroli siber.
“Kami akan aktif melakukan Cyber Patrol untuk memantau penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan melakukan tindakan preventif serta penegakan hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bronto.
Bronto juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan kampanye dari masing-masing pasangan calon akan diawasi ketat guna menjaga kestabilan politik di wilayah Lamandau.
“Kami berkomitmen untuk mengamankan semua kegiatan yang dilakukan oleh pasangan calon, agar tidak ada gangguan yang dapat memicu ketegangan di masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga bisa melaporkan potensi gangguan keamanan melalui jalur resmi. Bronto menyebutkan bahwa Polres akan berkolaborasi dengan Bawaslu untuk menangani laporan pelanggaran.
“Masyarakat dapat melaporkan indikasi pelanggaran melalui Bawaslu. Jika ada unsur pidana, kasus akan diteruskan ke Gakkumdu. Namun, jika hanya administrasi, Bawaslu akan melakukan peneguran sesuai prosedur,” tutup Bronto.
Dengan berbagai langkah antisipasi ini, diharapkan Pilkada Lamandau 2024 dapat berjalan aman dan lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti.
(andre)











