PANGKALAN BUN – Calon Bupati dan Calon Wakil Bupat Kobar yang dikenal dengan sebutan Gerakan, Rahmat.Hidayat – Eko Soemarno (G-RHES), mengatakan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Kobar harus ada perubahan, yakni memiliki lokasi atau tempat khusus berjualan yang menetap.
“Saat ini pelaku UMKM di Kabupaten Kobar termasuk di Kota Pangkalan Bun semakin bertambah, sementara lokasi khusus tempat mereka usaha belum ada,” kata Rahmat Hidayat.
Menurut Rahmat Hidayat, pertumbuhan pelaku UMKM di Kobar semakin bertambah, pihaknya sangat gembira, karena para pelaku UMKM salah satu aset besar untuk menumbuh kembangkan perekonomian di Kabupaten Kobar.
“Saya sering jalan-jalan di malam hari, hampir di semua sudut Kota Pangkalan Bun terlihat banyak para pelaku UMKM berjualan disepanjang jalan, bahkan di Jalan Iskandar depan kantor KPU, kini semakin semarak oleh para pelaku UMKM,“ ungkap Rahmat.
Lanjut Rahmat Hidayat yang asli lahir di Kota Pangkalan Bun, dengan melihat para pelaku UMKM semakin bertambah, maka terbesit sebuah gagasan apabila dirinya bersama Eko Soemarno terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kobar Periode 2024-2029.
Dari sekian banyak program kerja yang telah dituangkan dalam visi-misinya, diantaranya akan mendirikan lokasi khusus untuk para pelaku UMKM yang menetap berjualannya di Kota Pangkalan Bun.
Dijelaskan Rahmat, sebentar lagi pembangunan di Kabupaten Kobar akan semakin meningkat, karena puluhan calon investor sudah banyak yang membidik untuk menanamkan modal usahanya, termasuk pertumbuhan penduduk juga semakin bertambah, dengan banyaknya lokasi perumahan yang baru .
“Untuk menyongsong perubahan kearah yang lebih maju, diantaranya dalam sektor ekonomi kerakyatan, G-RHES kalau terpilih menang di pilkada Kabupaten Kobar, akan segera membenahi para pelaku UMKM, untuk memiliki tempat usaha sendiri untuk menjual dagangannya. Dan nanti ada pengelola khusus, yang juga akan membimbing para pelaku UMKM semakin maju menjual dagangannya,“ imbuh Rahmat.
Terkait dengan semboyan ‘Kobar Bersahabat ‘, diartikan bahwa semua suku dari seluruh Indonesia sudah banyak yang menetap di Kabupaten Kobar, dan semua suku walaupun berlainan agama tapi dari dulu tetap bersahabat.
Dikaitkan dengan para pelaku UMKM, nantinya di lokasi baru para pelaku UMKM juga menjual berbagai macam makanan khas seluruh Indonesia. Kemudian para pelaku UMKM, akan diberi berbagai macam ketrampilan memasak dan menjual produknya melalui situs jejaring, artinya berjualan daring atau marketplace.
“Gagasan saya ini bukan muluk-muluk. Memang sudah saatnya para pelaku UMKM harus mengalam perubahan, antara lain memiliki lokasi khusus agar kota Pangkalan Bun semakin tertib dan nyaman. Kemudian para pelaku UMKM selain telah banyak menerima berbagai penyuluhan usaha mikro, juga harus kita perhatikan modal usahanya,“ pungkas Rahmat Hidayat.
(man)











