KASONGAN – Asisten I Setda Katingan, Doddy Membuka secara resmi membuka kegiatan Market Day Festival Panen Karya yang diselanggarakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2 Kasongan.
Dalam sambutan tertulis Sekda Katingan, Pransang yang dibacakan oleh Asisten I Setda, Doddy menyampaikan bahwa ini bukan hanya sekadar ajang pameran produk, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa anak-anak mampu berkreasi, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Kalian adalah generasi muda yang inspiratif, yang telah menunjukkan kepada kita semua bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Teruslah berkarya dan berkarya, karena kalian adalah aset berharga bagi Kabupaten Katingan,” ungkapnya, Kamis 26 September 2024.
Doddy juga mengapresiasi atas dedikasinya dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Berkat bimbingan oleh tenaga pendidik, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri.
“Saya berharap acara Market Day ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan inklusi sosial bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Katingan. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung bagi mereka kedepan, saya memiliki harapan besar untuk pendidikan inklusif di Kabupaten Katingan,”katanya.
Dia juga mengingatkan kepada semua pihak untuk bekerja sama mewujudkan Katingan yang benar-benar ramah anak disabilitas. Ini artinya, perlu meningkatkan akses pendidikan, memastikan semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus.
“Memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menyediakan fasilitas, kurikulum, dan tenaga pendidik yang sesuai dan kesadaran masyarakat pemahaman tentang pentingnya inklusi dan memberikan dukungan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,”ujarnya.
Bahkan dia juga mengungkapkan bahwa memberikan dukungan kepada keluarga anak berkebutuhan khusus agar mereka dapat memberikan pendampingan yang optimal.
Dengan mewujudkan hal-hal tersebut, ia yakin Kabupaten Katingan akan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pendidikan inklusif.
“Saya kembali mengingatkan kita semua akan pentingnya gotong royong dan kerja sama. Mari kita bergandengan tangan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kita,”pungkasnya.
(Bitro)











