Hingga Oktober 2024 Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kalteng Meningkat

PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat peningkatan angka kecelakaan lalu lintas di wilayahnya hingga Oktober 2024. Hal ini diungkapkan oleh Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rakhmad Setyadi, saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Telabang 2024, Senin 14 Oktober 2024.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalteng, terjadi 909 kejadian kecelakaan lalu lintas dari Januari hingga September 2024. Rinciannya, 994 orang mengalami luka ringan, 81 orang luka berat, dan 245 orang meninggal dunia.

“Bila dibandingkan pada tahun 2023 dari Bulan Januari sampai September, sebanyak 876 kejadian, dengan korban luka ringan 994 orang, luka berat 61 orang, meninggal dunia 235 orang. Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa terjadi kenaikan jumlah laka lantas sebesar 33 kejadian atau naik 3,7 persen,” ungkap Rakhmad.

Ia menyimpulkan bahwa peningkatan angka kecelakaan ini mengindikasikan turunnya tingkat kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Provinsi Kalteng.

Dari situasi tersebut, Polda Kalteng mengerahkan 358 personel untuk Operasi Zebra Telabang 2024. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Oktober 2024, dengan mengusung tema “Melalui Operasi Zebra 2024 dalam Rangka Mendukung Suksesnya Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih serta Mengajak Masyarakat untuk Tertib Berlalu Lintas demi Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman & Nyaman”.

Rakhmad menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk menurunkan jumlah kejadian serta fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, dan menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Selain itu, operasi ini juga dimaksudkan untuk mendukung kelancaran proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini, mengingat tahapan kampanye yang sedang berlangsung dan potensi mobilisasi massa yang tinggi.

baca juga ...  Pemerintah Pusat Tidak Adil, Sejumlah Honorer Sambangi DPRD Kalteng

Operasi Zebra Telabang 2024 akan melaksanakan kegiatan preemtif, preventif, dan represif dengan proporsi yang berbeda pada minggu pertama dan kedua. Sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas.

Dengan pelaksanaan operasi ini, Polda Kalteng berharap dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjelang dan saat pelaksanaan pelantikan Presiden/Wakil Presiden dan Pilkada 2024 di wilayah hukum Polda Kalteng, sehingga terciptanya Kamseltibcarlantas yang kondusif.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!