SAMPIT – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Abdul Hafid menegaskan agar program Beasiswa Kalteng untuk Kabupaten Kotawaringin Timur bisa dioptimalkan.
Hafid menyebut penyaluran beasiswa khusus untuk Kotawaringin Timur jangan sampai sama jumlahnya dari daerah lain. Karena jumlah penduduk Kotim terbanyak dari daerah lain.
“Kotim lebih banyak penduduknya, sehingga kami harapkan bisa melihat dari jumlah penduduk untuk realisasi beasiswa ini,” tegas Hafid.
Hafid menyebut keberadaan beasiswa dari pemerintah provinsi tentunya sangat membantu mahasiswa dalam melanjutkan pendidikannya. Sehingga diharapkan program ini bisa terus berjalan.
Hafid juga menekankan agar beasiswa baik itu bagi jenjang pendidikan menengah atas hingga perguruan tinggi bisa tepat sasaran dan tidak menumpuk di satu titik sekolah atau perguruan tinggi saja.
“Seperti sekolah yang ada di pelosok-pelosok harus terjangkau, karena untuk warga yang tidak mampu tentunya banyak di pelosok, begitu juga mahasiswa Kotim yang ada di daerah, meski statusnya mahasiswa di luar Kotim tapi mereka sepanjang mahasiswa asal Kalteng itu berhak mendapatkan itu,” tegasnya.
Hafid menekankan agar asas keadilan harus dirasakan oleh masyarakat Kotim dari alokasi anggaran APBD Provinsi Kalteng, sehingga kedepan Kotim dari segi pendidikan bisa terus ditingkatkan, mengingat sumber daya manusia di Kotim perlu dorongan dari peningkatan pendidikan.
“Jangan ada lagi dengan besarnya alokasi untuk beasiswa dari Pemprov Kalteng usai lulus SMA atau SMK banyak yang tidak melanjutkan karena masalah biaya,” tandasnya.
(Naco)











