KUALA PEMBUANG – Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan menggelar Pelatihan Kualitas Air untuk Media Usaha Budidaya di Kabupaten Seruyan pada Jumat 1 November 2024.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Seruyan Adhian Noor, didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan Halidah membuka pelatihan Kualitas Air Untuk Media Usaha Budidaya.
Pelatihan kualitas air ini bertujuan untuk media usaha budidaya ikan pada Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan tahun 2024 agar menjadi salah satu solusi bagaimana menjaga kualitas air yang baik untuk media usaha budidaya perikanan, sehingga produksi hasil yang didapatkan dapat maksimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan perekonomian para pelaku usaha perikanan.
Dalam laporan Ketua Panitia Pelaksana Halidah, menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti pelatihan dari pelaku usaha perikanan yang bergerak di bidang budidaya, Fasilitator, Penyuluhan Perikanan dan Staf Dinas Perikanan.
“Tujuan dan output dari kegiatan pelatihan kualitas air ini diharapkan para peserta mampu memahami dan menerapkan di bidang usaha budidaya dan mampu mengelola sumber air yang menjadi media utama/wadah hidup ikan, sehingga parameter fisika dan parameter kimia cocok untuk wadah hidup ikan,” kata Halidah.
Selain itu, lanjut Halidah pelatihan kualitas air ini menjadi modal utama para pelaku usaha perikanan yang bergerak di sektor budidaya menjadi paham tata cara pengelolaan sumber air. Dan menambah pengetahuan para fasilitator, penyuluh perikanan dan staf perikanan dalam memberikan pendampingan di lapangan terhadap para pelaku usaha perikanan
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adhian Noor menuturkan bahwa kualitas air sangat berperan penting bagi pelaku usaha perikanan yang bergerak di sektor budidaya ikan, baik itu di sungai, rawa, maupun waduk, khususnya di bidang budidaya ikan menggunakan 100 persen media air, parameter kandungan kualitas air harus sesuai baik parameter fisika maupun parameter kimia, seperti kadar oksigen terlarut tingkat keasaman, salinitas, suhu dan kecerahan yang sangat berperan dalam usaha media budidaya ikan.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan solusi, bagaimana cara menjaga kualitas air di media usaha budidaya ikan, sehingga produksi dari hasil perikanan dapat memberikan hasil yang maksimal, nilai ekonomis tinggi, dan layak konsumsi,” ujarnya.
(ASY)










