PANGKALAN BUN – Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menegaskan dirinya bersama instansinya tidak ingin jadi korban politik di Pilkada Kobar 2024. Pasalnya, banyak oknum-oknum tertentu yang menyebarkan video rekaman beberapa lokasi pemeliharaan pembangunan jalan desa yang menyebutkan dikerjakan oleh salah satu pasangan calon Bupati Kobar.
“Saya jadi bingung, juga seluruh staf Dinas PUPR, karena tersiar di video kegiatan pembangunan pemeliharaan jalan desa telah di bawa ke ranah politik atau kampanye seolah-olah hasil salah satu paslon bupati Kobar,” keluh Kadis PUPR Kobar. M Hasyim Muallim, kepada Berita Sampit, Rabu 13 November 2024.
“Dalam hal ini saya nyatakan, tidak ada satu pun kegiatan pemeliharaan pembangunan jalan desa melibatkan nama paslon Bupati. Semua murni dilaksanakan sesuai aturan yang telah baku, dan di awasi oleh Kabid Bina Marga dan para stafnya di Dinas PUPR Kobar,“ tegasnya.
Menurut dia, kegiatan pemeliharaan tersebut sudah rutin dilakukan setiap jelang akhir tahun, dan tahun ini kebetulan ada program khusus yakni program tutup lubang yang telah disosialisasikan melalui medsos.
“Memang saya, dalam program tutup lubang jalan raya, telah menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila ada jalan raya yang berlubang. Tapi, justru melaporkan dari sejumlah desa. Seperti belum lama atas permintaan masyarakat yang telah dikerjakan kegiatan pemeliharaan pembangunan jalan di Desa Sungai Tendang. Ini baru ada yang minta diperbaiki jalan desa di Kecamatan Kotawaringin Lama,“ bebernya.
Dengan banyaknya permintaan perbaikan jalan desa, lanjut MH Mualim, pihaknya keberatan, jika dibawa ke ranah politik.
“Jadi untuk permintaan masyarakat maupun para Kepada Desa untuk pemeliharaan jalan desa, sementara ini dihentikan atau ditangguhkan dulu. Menunggu sampai tahun 2025 baru bisa dimulai. Hal ini sudah disampaikan kepada Bapak Pj Bupati,“ ungkap MH Mualim.
Sementara itu, Pj.Bupati Kobar H. Budi Santosa, saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan dari Kadis PUPR Kobar, terkait adanya permintaan warga masyarakat maupun kades, untuk perbaikan pemeliharaan jalan desa.
“Untuk, sementara ditangguhkan dulu. Harap sabar kepada warga masyarakat dan kepala desa, saat ini situasinya masih tahun politik. Nanti di tahun 2025, silahkan berbagai keluhan terkait dengan jalan desa dilaporkan ke Pemkab Kobar, melalui Dinas PUPR,“ pungkas Pj. Bupati Kobar Budi Santosa Sudarmadi.
(man)











