SAMPIT – Nasib nahas menimpa seorang operator mesin pengelolaan buah sawit karena tangannya tergilas mesin press, ia terpaksa harus dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit, untuk mendapatkan penanganan medis, Selasa 12 November 2024.
Korban yang diketahui bernama Eko terpaksa harus dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit, karena mengalami luka berat pada tangan sebelah kanan, akibat dari kejadian itu.
Eko merupakan salah satu karyawan PKS2 PT. Uni Primacom yang berada di wilayah Kecamatan Paranggean, dan bertindak sebagai operator mesin press pengelolaan buah sawit.
Menurut keterangan dari orang tua korban, bahwa dalam peristiwa itu terjadi saat jam kerja dan murni sebagai kecelakaan kerja sehingga menuntut perusahaan untuk bertanggungjawab.
“Ini murni kecelakaan kerja, karena peristiwa itu terjadi saat jam kerja,” kata Mujiono.
Dalam peristiwa yang dialami oleh korban, mengakibatkan cacat secara permanen karena tangan kanannya hancur sehingga harus dilakukan tindakan operasi.
“Anak saya sudah cacat secara permanen, dan tidak dapat diselamatkan lagi tangan kanannya,” imbuhnya.
Dikatakan oleh Mujiono, bahwa anaknya sudah menjalani operasi pertama yang dimana pada operasi itu tangan kanannya sudah di amputasi.
“Operasi pertama sudah dilakukan tadi malam, oleh tim dokter untuk mengamputasi tangannya,” ungkapnya.
Dirinya berharap kepada pihak perusahaan agar dapat bertanggungjawab terhadap anaknya yang sudah mengalami peristiwa tersebut sepenuhnya.
“Saya berharap pihak perusahaan bisa bertanggungjawab terhadap anak saya sepenuhnya,” harapnya.
Untuk kondisi korban sendiri kini telah berangsur membaik setelah menjalani operasi pertamanya.
(sattar)











