Sanidin Sindir Program Petahana yang Menyentuh Masyarakat Hanya Saat Menjelang Pilkada Saja

SAMPIT – Calon Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Nomor 2 Sanidin bertanya kepada pasangan calon nomor urut 1 atau petahana mengenai program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 adanya pendekatan program pembangunan teknokratik dan politis.

“Apa maksudnya dan bagaimana implementasinya dalam program kerja Harati memimpin selama ini,” kata Sanidin dalam Debat Kedua Pilkada Kotim, Rabu 13 November 2024.

Calon nomor urut 1 Halikinnor menjawab bahwa dalam menyusun program ada tahapan pembahasan dari desa kecamatan, kabupaten, dan ada uji publik. Teknokratik dihitung dari segi teknis sehingga dapat terencana sesuai kebutuhan masyarakat dan betul memberikan manfaat.

“Kita ada program debat publik, mengundang seluruh stakeholder memberi masukan terhadap perencanaan yang kita susun,” ujarnya.

Dalam Musrenbang Kotim mengundang seluruh stakeholder termasuk perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita untuk memberi masukan terhadap program yang disusun.

Sehingga perencanaan tersebut menjadi program yang betul-betul prioritas, bisa dilaksanakan, terukur dan bisa bermanfaat nantinya.

Sanidin menanggapi bahwa jika benar itu diterapkan dari tahun ke tahun maka bisa berkelanjutan, karena dalam praktiknya ia melihat hanya di tahun terakhir masa jabatan saja yang banyak program prioritas menyentuh masyarakat.

“Namun banyak program di akhir jabatan saja ngebutnya sehingga apakah betul melalui kajian yang disampaikan,” ungkap Sanidin.

Kalau melalui pendekatan teknokratik akan terukur setiap tahunnya, karena melalui kajian yang bahkan prosesnya melalui Musrenbang dan sebagainya.

“Bahkan terakhir sisa lebih perhitungan anggarannya besar sekali berarti tidak terukur,” imbuhnya.

Sanidin menyatakan bahwa proses seperti itu tidak layak untuk dilanjutkan sehingga pada saat mereka memimpin nantinya pendekatan yang dilakukan adalah betul diterapkan teknokratik.

Program tepat sasaran untuk masyarakat jangan hanya menumpuk di akhir tahun jabatan saja, atau saat pemilu saja.

baca juga ...  Berkas Lengkap, Rudini : Wajib Menang

“Karena kesannya nanti dengan mendekati Pemilu banyak lagi, menurut saya apa yang dipaparkan tadi tidak sinkron dengan kenyataan selama ini,” tegasnya.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!