PANGKALAN BUN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), kembali mengingatkan kepada masyarakat agar waspada dan mengajak untuk mencegah penularan HIV-AIDS.
Kepala Dinkes Kobar, Achmad Rois menyampaikan, bahwa Human Immunodeficiency Virus (HIV) paling ganas menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, dan bisa berkembang ke tahap akhir yang disebut Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), di mana tubuh hampir tidak memiliki kemampuan untuk melawan infeksi.
“Penularan bisa melalui hubungan seksual tanpa pelindung dengan orang positif HIV-AIDS, penggunaan jarum suntik bersamaan yang telah terkontaminasi, transfusi darah yang terkontaminasi dan bisa ibu ke anak selama kehamilan maupun melalui ASI,“ kata Ahmad Rois, Jumat 15 November 2024.
“Upaya pencegahan melalui pendidikan sebaya anak-anak remaja yang dikemas milenial kekinian, itu menjadi pendidikan yang berdaya bagi mereka, kita juga melakukan koordinasi dengan komisi penanggulangan AIDS daerah merancang kegiatan efektif untuk mencegah penularan HIV-AIDS ini,” ucapnya.
Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Jhonferi Sidabalok menyampaikan, bahwa sepanjang tahun 2023 lalu telah menemukan sebanyak 85 kasus. Sedangkan bulan Januari sampai September tahun 2024 telah ditemukan sebanyak 82 kasus positif HIV-AIDS.
“Jadi Oktober, November, Desember ini di wilayah kita kemungkinan bertambahnya ada,” ungkapnya.
Jhonferi mengatakan, dari temuan tersebut pihaknya terus berupaya mencari tahu penyebab penularannya. Dikatakan, kemungkinan adanya perilaku yang tidak baik hingga kurangnya pemahaman terkait penularan HIV-AIDS ini.
“Penyebabnya masih kita analisis, mungkin maraknya perilaku yang kurang baik, mungkin juga kurangnya pemahaman jadi masyarakat mengabaikan perlindungan diri sendiri sehingga kasus ini menjadi banyak meningkat,” ujarnya.
Untuk itu, ia menyampaikan, pihaknya Dinkes Kobar merencanakan akan melakukan kampanye gerak bersama mencegah HIV-AIDS pada 1 Desember yang diketahui sebagai Hari AIDS Sedunia.
“Kita akan mengkampanyekan pencegahan HIV-AIDS ini yang mana kita mensinergikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-65 Kabupaten Kobar di acara Pawai Nasi Adab di bulan Desember ini,” ungkapnya.
(man)











