SAMPIT – Calon Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Sanidin memiliki sejumlah program unggulan yang terangkum dalam misi Kotim Berbudaya.
“Kami sudah menyusun sejumlah langkah strategis untuk mewujudkan Kotim Berbudaya,” kata Sanidin.
Ia menyampaikan yaitu mulai dari membangun pusat kesenian yang menjadi wadah pengembangan seni dan budaya lokal.
Optimalisasi peran Dewan Kesenian Daerah sebagai penggerak seni dan budaya di Kotim. Penyusunan buku sejarah dan pengenalan seni budaya Kotim yang akan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan dasar.
Penyusunan kamus Bahasa Sampit dan pengintegrasiannya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Menghidupkan kembali Museum Kayu sebagai pusat informasi budaya dan sejarah lokal.
Memberikan dukungan berupa sarana, operasional, dan insentif kepada pelaku seni, Damang, Kepala Adat, dan Mantir.
Memperkuat identitas budaya daerah pada desain bangunan kantor pemerintahan, lembaga pendidikan, dan fasilitas umum lainnya.
Bersama wakilnya, Siyono, keduanya mengimplementasikan filosofi Habaring Hurung, yang bermakna hidup dalam kebersamaan dan gotong royong, dalam setiap program strategis di Kotim.
Melalui program ini, Sanidin dan Siyono optimistis Kotim akan menjadi daerah yang tidak hanya maju secara fisik tetapi juga kaya akan nilai-nilai budaya yang terus hidup dan berkembang.
(Nardi)











