Legislator Kalteng Dorong Pembukaan Lapangan Kerja untuk Redam Tekanan Ekonomi Keluarga

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yeni Maria Marselina Kahta, menyoroti dampak kemajuan zaman yang turut memengaruhi kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Ia menyatakan bahwa salah satu efek negatif dari perkembangan tersebut adalah berkurangnya lapangan pekerjaan, yang berdampak pada tekanan ekonomi bagi kepala keluarga.

“Jaman sekarang sudah semakin maju, tetapi di balik kemajuan itu ada efek, seperti kehilangan lapangan pekerjaan. Akibatnya, kebutuhan keluarga tidak terpenuhi, yang dapat memicu emosi dan konflik dalam rumah tangga,” ungkap Yeni, saat diwawancarai usai pelantikan pimpinan DPRD Provinsi Kalteng, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Selasa 26 November 2024.

Ia menekankan pentingnya peran dinas terkait, seperti Dinas Ketenagakerjaan, untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Menurutnya, upaya ini akan membantu kepala keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah meningkatnya biaya pendidikan, kebutuhan rumah tangga, dan lainnya.

“Kerjasama antara DPRD dan dinas-dinas terkait sangat diperlukan. Kami mendorong Dinas Ketenagakerjaan untuk tidak hanya menciptakan peluang kerja, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat, terutama ibu-ibu dan anak muda, agar mereka merasa dilindungi,” ujarnya.

Selain itu, Yeni juga menyoroti pentingnya pengendalian emosi, terutama bagi laki-laki sebagai kepala keluarga.

Dengan adanya peluang kerja yang memadai, Yeni berharap tekanan ekonomi yang sering menjadi pemicu konflik dalam rumah tangga dapat diminimalkan.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong kebijakan yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk program-program yang membantu keluarga menghadapi tantangan ekonomi di era modern ini.

“Kami akan memastikan kolaborasi yang erat dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat Kalteng,” pungkasnya.

(Sya’ban)

baca juga ...  Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pegawai RSUD Murjani Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!