SAMPIT – Layanan kunjungan para keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Sampit, Kanwil Kemenkumham Kalteng menjadi momen berharga bagi mereka yang ada dibalik jeruji besi.
Para WBP diberi kesempatan untuk menjalin komunikasi dan memberikan dukungan moral kepada kerabat mereka yang tengah menjalani pembinaan.
Kepala Lapas Sampit, Meldy Putera mengatakan momen kunjungan ini menjadi hal yang sangat dinanti oleh WBP dan keluarganya, meski semua proses kunjungan dilaksanakan dengan prosedur keamanan yang ketat.
“Sebelum memasuki area Lapas, pengunjung diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu, dengan mengisi data diri dan menyerahkan identitas resmi,” kata Meldy, Senin 16 Desember 2024.
Proses pendaftaran ini penting untuk memastikan bahwa setiap kunjungan tercatat dengan baik dan berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Setelah registrasi selesai, pengunjung akan diarahkan menuju ruang pemeriksaan untuk proses lebih lanjut.
Di ruang pemeriksaan, petugas Lapas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap barang bawaan dan tubuh pengunjung untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang dapat mengancam keamanan. Pengawasan ketat ini mencakup pemeriksaan terhadap barang seperti makanan, pakaian, atau barang lainnya yang dibawa oleh pengunjung.
Hal ini bertujuan untuk menjaga agar semua proses kunjungan berlangsung aman dan sesuai dengan ketentuan yang ada.
Setelah semua prosedur keamanan dilalui, pengunjung pun diperbolehkan bertemu dengan WBP di ruang kunjungan yang telah disediakan.
Meskipun dalam pengawasan petugas, momen ini tetap menjadi waktu yang sangat berharga bagi WBP dan keluarga mereka, di mana mereka dapat saling berkomunikasi dan berbagi cerita dengan penuh kehangatan.
(BS-1)











