Organda Kotim Melawan, Ketua Organda Kalteng: Saya Tidak Pernah Janjikan Jabatan kepada Gahara

PALANGKA RAYA – Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ducun Halduk Umar, angkat bicara terkait polemik dengan pengurus Organda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Polemik ini mencuat setelah Organda Kotim berencana membawa masalah internal organisasi ke jalur hukum.

Ducun menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjanjikan jabatan apa pun kepada salah satu pengurus Organda Kotim, Gahara Ramadhan.

“Saya tidak pernah menjanjikan jabatan kepada Gahara, mungkin salah memahami saja,” ujar Ducun saat di konfirmasi, Senin 23 Desember 2024.

Ducun juga menghormati apabila Organda Kotim melakukan upaya hukum terhadap masalah tersebut. “Silahkan saja,” katanya singkat.

Sebelumnya, pengurus dan anggota Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organda Kotim mengungkapkan kekecewaan terhadap Organda Kalteng yang dinilai tidak mendukung pengembangan organisasi di tingkat kabupaten.

Salah satu pengurus DPC Organda Kotim, Gahara Ramadhan, menilai bahwa tindakan oknum di tingkat provinsi kerap membebani Organda kabupaten. Hal ini, menurutnya, tidak sejalan dengan tujuan utama organisasi yang seharusnya mendukung pengusaha angkutan darat.

“Organisasi ini untuk kepentingan orang banyak. Kalau sekali-sekali kita di kabupaten membantu provinsi, itu tidak masalah. Tapi jangan juga dibikin seperti itu terus, apalagi kalau bukan untuk kegiatan organisasi,” kata Gahara, Minggu 22 Desember 2024.

Ia menambahkan bahwa Organda seharusnya menjadi wadah bersama untuk berbagi informasi dan mencari solusi atas masalah yang dihadapi. Pengurus di tingkat provinsi, menurutnya, semestinya berperan sebagai pembimbing mengayomi Organda Kabupaten, bukan malah membebani.

“Jangan sampai yang terjadi malah sebaliknya sehingga membuat Organda di kabupaten tidak bisa berkembang,” tegasnya.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah belum terlaksananya proses pergantian antar waktu Ketua Organda Kotim, meskipun sudah ada hasil rapat yang mengusulkan nama Gahara Ramadhan sebagai pengganti.

baca juga ...  Debit Air Sungai Naik, Warga Bantaran Sungai Lamandau Waspada Banjir

Menurut Gahara, Ketua DPC Organda Kotim sebelumnya, Budi Hariono, bersama bendahara telah menyatakan pengunduran diri pada rapat pengurus tanggal 17 September 2024. Alasan pengunduran diri Budi di antaranya adalah kesibukan pekerjaan, lebih banyak tinggal di luar Kotim, serta fokus pada pengembangan usaha di luar daerah.

Hasil rapat tersebut menetapkan Gahara sebagai kandidat utama untuk menggantikan Budi. Dalam rapat itu, peserta secara aklamasi memilih Gahara dari tiga Wakil Ketua yang ada, yakni Nur Arifin, Ririn Rosyana, dan Gahara sendiri.

Namun, hingga kini pengurus Organda Kalteng hanya menunjuk Gahara sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Organda Kotim, dengan waktu tiga bulan untuk mempersiapkan proses pelantikan.

“Saya sudah meminta agar diberi waktu lebih panjang karena mengingat agenda politik yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada 27 November lalu cukup menyita waktu sejumlah pengurus Organda di kabupaten yang kebetulan turut terlibat pelaksanaan pilkada,” tandasnya.

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!