SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menganggarkan dana sebesar Rp280 juta untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit.
Wakil Bupati Kotim Irawati menyampaikan langkah ini diambil untuk merespons keluhan pedagang dan pengunjung yang selama ini terganggu oleh kondisi jalan berlubang dan genangan air.
“Perbaikan jalan di area PPM akan dimulai pada Januari 2025. Fokusnya adalah meningkatkan kualitas lingkungan pasar agar lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung,” kata Irawati, Kamis 26 Desember 2024.
Kerusakan jalan di sekitar pasar telah menyebabkan genangan air, baik dari hujan maupun limbah pedagang ikan. Kondisi ini memunculkan bau tak sedap yang membuat suasana pasar terlihat kumuh, mengurangi kenyamanan pengunjung, dan menyulitkan pedagang.
“Kami berharap dengan adanya perbaikan ini, masalah genangan air dapat teratasi sehingga kebersihan pasar lebih terjaga. Hal ini penting agar konsumen merasa nyaman berbelanja dan pedagang bisa lebih tenang beraktivitas,” lanjut Irawati.
Mengenai teknik yang akan digunakan, Irawati menjelaskan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan antara penggunaan aspal atau cor beton.
“Keputusan akan diambil setelah melihat mana yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan,” ungkapnya.
Dengan perbaikan jalan ini, Pemkab Kotim berharap kawasan PPM Sampit dapat kembali menjadi pusat perbelanjaan yang bersih, nyaman, dan representatif bagi masyarakat, mendukung perputaran ekonomi lokal yang lebih baik.
(nardi)











